PKS Silaturahmi Kebangsaan ke PGRI, Perkenalkan Pengurus dan Logo Baru

# Dilihat: 58 pengunjung
  • Bagikan

Bandar Lampung – Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW)Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Lampung terus melakukan silaturahmi kebangsaan ke sejumlah elemen bangsa di bulan Syawal ini. 

Terkini, PKS bersilaturahmi ke Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Senin (31/5).

Hal ini dikonfirmasi oleh Bendahara DPW PKS Lampung Yusnadi.

“Benar (hari ini silaturahmi ke PGRI),” ujar Yusnadi.

Yusnadi mengatakan, pertemuan jajaran PKS dengan jajaran PGRI dilakukan di sekretariat PGRI Provinsi Lampung, Telukbetung, Bandar Lampung.

Yusnadi lantas mengungkap sejumlah agenda yang dilakukan oleh PKS saat bertemu jajaran pengurus PGRI.

Salah satunya memperkenalkan pengurus dan logo baru PKS. Selain itu juga membangun komunikasi diantara keduanya.

Selain memperkenalkan kepengurusan dan logo baru, beberapa agenda penting juga dibahas seperti kerja sama penguatan pendidikan.

Turut hadir membersamai Bendahara, Ketua Bidang Kesejahteraan Sosial (Kesos) DPW PKS Lampung Linda Wuni menambahkan, isu peningkatan kualitas pendidikan masyarakat menjadi hal penting yang diperhatikan bersama.

“Oleh karena itu PKS dan PGRI memiliki kesepahaman untuk mendorong pendidikan yang lebih baik untuk masyarakat,” kata Linda.

Linda Wuni melanjutkan bahwa pendidikan di masyarakat dapat dilakukan melalui institusi pendidikan, baik formal maupun informal.

Metode pendidikan khususnya dimasa pandemi ini harus diformulasi secara khusus agar tujuan dari pendidikan itu sendiri dapat tercapai dan melahirkan generasi yang dicita-citakan oleh kita bersama.

Silaturahim Kebangsaan PKS disambut dengan hangat oleh jajaran pengurus inti PGRI, salah satunya adalah Sekretaris Umum PGRI Ilyas Effendi.

Ilyas mengapresiasi silaturahmi yang dilakukan PKS.

Ia mengaku sudah menunggu momentum seperti ini untuk menyuarakan suaranya kepada anggota DPRD Provinsi melalui fraksi PKS.

“Inilah yang selama ini kami tunggu ada kepedulian di dunia pendidikan. Kita menanti action DPR seperti apa. Mohon kepeduliannya terhadap dunia pendidikan,” harapnya.(*)

  • Bagikan