Dinsos Lampung Ingatkan Masyarakat Waspada Penipuan Berkedok Sumbangan dan Undian

# Dilihat: 103 pengunjung
  • Bagikan

BANDARLAMPUNG — Dinas Sosial Provinsi Lampung terus mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap penipuan berkedok sumbangan dan undian gratis berhadiah.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, melalui Kepala Seksi Pengumpulan dan Pengelolaan Sumber Dana Bantuan Dinas Sosial Provinsi Lampung Pirhot Pakpahan mengatakan, hal itu dilakukan sebagai upaya Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Sosial, agar masyarakat terhindar & tidak terpengaruh oleh oknum-oknum dengan modus penipuan Undian.

“Kami terus mensosialisasikan pentingnya meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap penipuan berkedok undian berhadiah. Sosialiasi waspada penipuan tersebut dilakukan dengan memasang baliho, banner maupun spanduk yang dipasang di lokasi-lokasi keramaian dan mudah terlihat. sarana sosialisasi tersebut sudah terpasang di 15 Kabupaten Kota,” ujar Pirhot, Saat ditemui, Senin (31/5/2021).

Salah satu Baliho Waspada Penipuan Berkedok Undian Gratis Berhadiah yang terpasang di Jalan Pangeran Antasari Bandarlampung.

Pirhot menjelaskan, banner tersebut bertuliskan ajakan masyarakat waspada penipuan, sekaligus sosialisasi undang-undang No. 22 Tahun 1954 tentang undian.

Kemudian undang-undang No. 9 Tahun 1961 tentang Pengumpulan Uang atau barang (Sumbangan), tema “Pengumpulan Sumbangan Wajib izin”, yang terpasang depan Kantor Pos Antasari Bandarlampung,

Tujuan pemasangan baleho atau banner ialah pertama “Waspada Terhadap Penipuan Undian”, agar masyarakat terhindar & tidak terpengaruh oleh oknum-oknum dengan modus penipuan Undian.

Tips-nya bila kita merasa tidak pernah mengikuti terhadap Undian tersebut maka abaikan saja, karena itu penipuan.

Tujuan baleho maupun banner kedua : Waspada terhadap Penipuan Sumbangan : agar masyarakat terhindar & tidak terpengaruh oleh oknum-oknum dengan modus penipuan Sumbangan.

Tips-nya: Setiap pengumpulan Uang / Barang atau sumbangan harus ada nomor izin dari Pemerintah Pusat, Provinsi, atau Kabupaten/Kota, bila tidak ada izin maka abaikan saja, karena itu penipuan.

“Diharapkan dengan pemasangan baleho-baleho dan banner ini, bisa lebih meningkatkan kewaspadaan kita, agar tidak menjadi korban penipuan berkedok undian berhadiah, juga tidak mudah percaya terhadap permintaan sumbangan yang tanpa izin instansi terkait,” tutupnya.(*)

  • Bagikan