SURYASUMATERA.COM — Bagi Rahmad Agus Nugroho (RAN), profesionalisme dan passion bukanlah dua dunia yang terpisah.
Di satu sisi, ia menjalankan perannya sebagai karyawan di Sucofindo dengan penuh tanggung jawab. Di sisi lain, ia menyalurkan kecintaannya pada fotografi sebagai ruang ekspresi dan pengembangan diri.
Kesibukan pekerjaan tidak menghalangi langkahnya untuk terus belajar dan berkarya. Kamera menjadi sahabatnya dalam menangkap momen, menyampaikan cerita, dan merekam detail yang sering terlewat oleh mata.
“Fotografi mengajarkan saya tentang ketelitian, kesabaran, dan cara melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda. Nilai-nilai itu juga saya terapkan dalam pekerjaan,” ungkap Rahmad.
Baginya, bekerja dengan sepenuh hati dan berkarya dengan penuh makna adalah dua hal yang saling menguatkan. Ketekunan dan konsistensinya dalam mengembangkan kemampuan fotografi menjadikan dirinya tidak hanya tumbuh sebagai profesional, tetapi juga sebagai kreator visual yang inspiratif.
Sosok yang biasa dipanggil RAN ini percaya bahwa setiap individu memiliki potensi untuk berkembang di luar bidang utama yang digeluti.
“Selama kita bisa mengatur waktu dan menjaga komitmen, passion justru bisa menjadi energi tambahan untuk bekerja lebih baik,” tambahnya.
Melalui dedikasi dan semangatnya, Rahmad Agus Nugroho (RAN) menjadi bukti bahwa keseimbangan antara karier dan minat pribadi bukan sekadar wacana, melainkan sesuatu yang dapat diwujudkan dengan komitmen dan konsistensi.(*)






