SURYASUMATERA.COM — BANDARLAMPUNG, Di pagi yang cerah itu, sekitar pukul 8.30 Waktu Indonesia Barat, Sabtu 2 Agustus 2025, halaman Kantor TVRI Stasiun Lampung, Way Hui, Lampung Selatan, ramai didatangi masyarakat, yang kebanyakan ibu-ibu.
Dari luar terlihat beberapa tenda yang dibawahnya terdapat meja-meja tersusun rapih.
Diatasnya terpajang barang-barang kebutuhan pokok pangan sehari-hari masyarakat, seperti beras, telur, daging, bawang, dan banyak yang lainnya.
Dibelakangnya terdapat banner bertuliskan Gerakan Pangan Murah Serentak di 32 Titik yang diselenggarakan oleh TVRI Pusat dan Daerah, dalam rangka HUT TVRI ke-63 dan HUT RI ke-80.
Kegiatan itu berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (KPTPH), yang di buka secara resmi oleh Kadisnya yakni Ir. Bani Ispriyanto, M.M, didampingi Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan KPTPH Provinsi Lampung, Ely Nuratni Sari, S.P., M.M.,
Kepala Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Televisi Republik Indonesia (TVRI) Stasiun Lampung, muhammad Ikhsan,ST.MT, didampingi Katim Berita TVRI Lampung, Agus Mughni Hakim, S.E., M.H., juga turut serta mendampingi Kadis, yang pada saat itu mewakili Gubernur Lampung.
Ratusan bibit cabai, dengan panjang batang seukuran sekitar satu jengkal tangan orang dewasa, yang sudah mulai ditumbuhi beberapa helai daun berwarna hijau muda segar, tersusun rapi di salah satu meja stand kegiatan Gerakan Pangan Murah itu, dengan terdapat tulisan Komunitas Ayo menanam.
Didatangkannya bibit tanaman bumbu dapur di acara itu, rupanya tidak hanya untuk dipajang saja, apalagi di jual, melainkan bakal dibagikan secara gratis kepada warga yang ada di lokasi tersebut, khususnya masyarakat yang datang membeli kebutuhan pokok di lokasi itu.
Kata Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan KPTPH Provinsi Lampung, Ely Nuratni Sari, S.P., M.M.,
Pembagian secara gratis bibit cabai ini tujuannya untuk mendorong masyarakat agar mau menanam cabai di rumahnya, jika panen bisa dinikmati bersama keluarga.
“Hal ini dilakukan agar masyarakat mau menanam dan hasilnya dapat dipergunakan minimal untuk keluarga. Sehingga dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga, dan juga menjadi salah satu cara dalam mengendalikan inflasi pangan, terutama komoditas cabai,” ujar Kabid Ely.
Kabid Ketahanan Pangan itu juga mengatakan, cara ini dilakukan sebagai bagian dari pendekatan preventif, menjaga stabilitas harga pangan di tingkat konsumen.
Selain itu, dengan masyarakat turut menanam cabai sendiri, akan tercipta ketahanan pangan dari skala rumah tangga.
Respons masyarakat sangat positif, jadi selain bisa membeli kebutuhan pokok, warga yang datang juga pulang dengan membawa bibit cabai yang di bagikan gratis itu.
Bukan itu saja, warga yang belanja di halaman TVRI Lampung juga diberikan sosialisasi tentang stop buang makanan.
Perlu diketahui, lembagian bibit cabai ini juga selaras dengan upaya Pemprov Lampung dalam mendukung Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dan memperkuat ketahanan pangan lokal menuju Lampung Mandiri Pangan.
Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (KPTPH) bersinergi dengan Komunitas Ayo Menanam Indonesia membagikan bibit cabai gratis kepada masyarakat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Pangan Murah Serentak di 32 Titik yang diselenggarakan oleh TVRI Pusat dan Daerah, salah satunya di Kantor TVRI Stasiun Lampung, Way Hui, Lampung Selatan, Sabtu (2/8/2025).






