Suryasumatera.com –BANDARLAMPUNG — Gelaran Lokakarya Nasional (LOKNAS) dan Rapat Anggota Tahunan Nasional (RATNAS) tahun buku 2025 Inkopdit, dimeriahkan dengan adanya stand-syand UMKM.
Stand tersebut memamerkan dan menjual produk UMKM anggota koperasi.
Salah satu stand UMKM adalah dari KSP Kopdit Bunga Tanjung.
Kepala Bagian Pemberdayaan di Bidang Peningkatan Pendapatan Anggota, Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Kopdit Bunga Tanjung, Suyanto, menyampaikan, produk-produk yang dijual di standnya merupakan hasil karya atau usaha dari para anggota koperasi KSP Kopdit Bunga Tanjung.
Adapun produk yang dipamerkan di antaranya adalah berbagai varian keripik pisang original dan aneka rasa, wajik, oyek, eyek-eyek, semprong, pangsit, kopi, kemudian tortilla, yang terbuat dari campuran singkong dan labu, serta keripik tempe.

Beragam kerajinan seperti tas dari bahan lokal juga turut ditampilkan. Produk-produk seperti kopiah buatan anggota koperasi juga menjadi favorit. acara ini.
Stand UMKM anggota koperasi kredit Bunga Tanjung dihadirkan bertujuan untuk memperkuat kerjasama antara anggota koperasi dari berbagai daerah.
Produk yang memiliki rasa dan kualitas yang bagus berpotensi untuk dipasarkan lebih luas.
Selain itu, berbagai produk handmade dari Kalirejo dan Pagelaran, serta kerajinan khas Lampung yang sudah mendapat kerja sama pemasaran dengan jaringan besar seperti Indomaret.
“Yang Paling laris keripik pisang dari Lampung Tengah, sama Kopi Ulu Belu,” ujar Suyanto, saat ditemui, Sabtu 28 Juni 2025.
Suyanto menjelaskan, target yang diharapkan dengan adanya stand di acara besar Inkopdit adalah, dapat menjalin kerjasama dengan anggota koperasi lainnya, sehingga produk-produk dari anggota koperasi ini bisa dipasarkan lebih luas lagi.
“Kalau target kita yang jelas ada kerjasama antar koperasi jadi anggota mulai kerjasama dengan anggota koperasi lain, satu contoh tadi dari Bali permintaan produk ini beberapa jenis produk, ya ntar kalau rasanya dan kualitasnya bagus akan tindak lanjutnya dengan tingkat pemasarannya,” kata Suyanto.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Sekjen Inkopdit, Yohanes De Deo Widyastoko, menyampaikan, koperasi tidak akan terlepas dari UMKM karena pasti koperasi banyak membantu anggota untuk mengembangkan usahanya, dan pada kesempatan ini kami akan fokus juga untuk bisa membantu mereka untuk memasarkan produk-produk yang dihasilkan oleh anggota kita, dan nyatanya mereka juga sungguh bisa membuat apa pertemuan ini menarik
karena mereka juga menjual barang-barang hasil usaha mereka.
Jadi kebetulan itu ada beberapa koperasi yang hadir di sini, tapi koperasi itu mewadahi dari anggota-anggota yang punya usaha-usaha macam-macam, tapi mereka stand-nya atas nama koperasi yang dimana mereka menjadi anggota.

Beberapa stand dari Bunga Tanjung, kemudian Gentiaras dan Mekar Sai, kemudian ada satu yang PT Pandai.
Kemarin, teman-teman pasti sudah bisa pahami dengan wawancara tersendiri dan satu lagi itu ada dari unit usahanya kantor pusat, jadi kantor pusat itu memang buka usaha juga untuk kegiatan kita, bisa mensupport beberapa kebutuhan anggota seluruh Indonesia, baik untuk kebutuhan ATK, kebutuhan seragam, dan sebagainya, karena ini juga usaha dari salah satu usaha yang kita buat di pusat.
“Untuk seleksinya melalui panitia lokal, yang berkaitan dengan usaha-usaha mereka ini mereka yang menentukan, kami sudah berkoordinasi supaya layak dan pantas yang dipamerkan pada acara ini. Kami menyediakan booth free untuk mereka,” pungkasnya.(Ih)






