Terjebur ke Laut Lima Hari yang Lalu, Nelayan Ditemukan Meninggal Dunia

63

KALIANDA — Jasad seorang nelayan, bernama Ashim (27), warga Kalipasung, ditemukan mengapung oleh tim gabungan, Kamis (12/9), di sekitar Pulau Condong Lampung Selatan, setelah dilakukan pencarian selama lima hari.

Humas Basarnas Lampung, Deny Kurniawan mengatakan, dari informasi yang didapat, kronologis kejadian, korban bersama 2 rekannya yang sesama nelayan berangkat pada hari Minggu (08 Sept) pukul 02.30 WIB pagi dengan rencana menuju ke P. Kelagian, dengan menggunakan KM Luber.

Pada pukul 04.30 WIB ketika ingin menebar jaring ikan di P. Legundi rekan nelayannya sudah tidak melihat Ashim dan mereka menduga korban terjatuh ke laut.

Kemudian rekan korban langsung melaporkan hal tersebut kepada pihak yang berwajib.

Basarnas Lampung menerima info tersebut pada Minggu tanggal 8 September kemarin pukul 16.52 WIB dari Bp. Panut dr KPLP dan pihak keluarga korban.

Menindaklanjuti laporan tersebut Basarnas Lampung langsung mengerahkan personil Pos SAR Lampung Selatan untuk ke lokasi kejadian dan melakukan pencarian dan pertolongan.

Dengan personil 8 orang dan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) Pos SAR Lamsel melakukan pencarian dibantu dengan tim gabungan yang terdiri dari Pos AL Ketapang, Polair Polda Lampung dan Nelayan sekitar.

Pada pencarian Hari ke 5 hari ini, tim gabungan berhasil menemukan korban mengapung dalam keadaan meninggal dunia (MD) di P. Condang Barat dg titik koordinat 05° 32.506′ S – 105° 18.833′ E sekitar 14 km dari lokasi terjatuhnya korban.

Selanjutnya tim mengevakuasi korban dengan menggunakan RIB Basarnas Lampung ke dermaga batu payung dan diserahkan kepada pihak keluarga. (*)

Komentar
BACA JUGA:  Peringati Hari Anak Nasional, PT KAI Divre Tanjung Karang Bagikan Souvernir Ke Penumpang Anak