Tingkatkan Minat Baca, Kakek Boncel Terbitkan Buku Cerita Anak

Samuel Bambang Muhariono Heri Santoso, atau lebih akrab disapa Kakek Boncel si Pendongeng, foto didepan kantor Radio Suara Wajar, Bandarlampung, Senin (8/7/2019).

BANDARLAMPUNG — Samuel Bambang Muhariono Heri Santoso, atau lebih akrab disapa dengan nama Kakek Boncel si Pendongeng, bakal menerbitkan buku-buku cerita untuk tingkat Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD).

“Ide membuat buku cerita ini dilatarbelakangi untuk mengajak anak-anak agar hobi membaca. Melihat anak-anak saat ini, Saya prihatin karena lebih senang main hp daripada membaca buku, sudah waktunya orang tua dan guru mendorong anak-anak gemar membaca” ujar Kakek Boncel, ditemui di Kantor Radio Suara Wajar, Bandarlampung, Senin (8/7/2019).

Kakek Boncel menerangkan, setiap satu buku yang diterbitkan terdapat satu cerita, dan harganya dibanderol cukup murah hanya Rp5000 per eksemplar.

Pendongeng anak Radio Suara Wajar “Kakek Boncel” saat mendongeng di depan anak-anak TK Xaverius II Panjang Bandar Lampung pada Sabtu 14 November 2015

Contoh cerita yang ditulis ialah tentang persahabatan hewan rubah dengan burung bangau, timun mas dengan buto ijo, legenda kota Buleleng.

Cerita rakyat Lampung juga ada, salah satunya ialah akik pandan ungu dari Way Kanan, tentang buaya di Sungai Tulang Bawang. Semua buku cerita dongeng yang ditulis adalah hasil karangan saya sendiri.

Untuk saat ini, sudah tersusun 275 cerita, dan sekarang dalam proses pengetikan, diterbitkan untuk kalangan sendiri, belum melalui penerbit karena keterbatasan dana.

Bagi masyarakat yang berminat bisa datang ke rumah dongeng kakek Boncel yang beralamat di jalan vanili, blok w no.11, komplek perumahan Beringin Raya, Kel. Beringin Raya, Kec. Kemiling Bandarlampung, no WA : 085382028937.

Cerita yang ditulis dibuku ini, sudah disiarkan melalui acara Kakek Boncel Mendongeng, di Radio Suara Wajar 96,8 FM, setiap hari Minggu, pukul 09.00 sampai dengan 09.30, berikut lagu anak-anak.

Kakek Boncel juga mengamen ke Paud TK, dan SD, dan ke beberapa provinsi diantaranya Lampung, sulawesi Selatan, Jawa Timur, Jawa Tengah Jogja, Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Bagi yang punya acara, kemudian mau pesan hiburan mendongen untuk anak-anak juga bisa, selain menghibur, seni mendongeng juga memiliki pesan moral didalamnya.

Tarif mendongeng bisa disesuaikan menurut kemampuan masing-masing. Cocok untuk acara ulang tahun anak, dan acara disekolah.

Kakek Boncel mendongeng menggunakan peraga wayang buatan sendiri, saat ini sudah ada sekitar 3000-an lebih pelaku yang dibuat sendiri.

Perlu diketahui, pengalaman kakek Boncel pernah jadi sutradara pemain teater di tahun 1970-1981, di studio klub teater mahasiswa Salatiga, teater Lasarus Salatiga tahun 70-74, di Bandarlampung Teater Navili 77-81, wartawan dan penyiar radio, terutama acara mendongeng, guru tahun 1975, terakhir jadi pengawas sekolah dari 1999-2010, pangkat terakhir pembina utama madya golongan 4D, sekarang pensiun menekuni dongeng, dan sering menjadi pelatih dan juri mendongeng.(*)

Seedbacklink