Wakil Bupati Waykanan Edward Antony, Hadiri Upacara Piodalan di Shadar Tengah Banjit

244

WAYKANAN — Wakil Bupati Edward Antony, menghadiri Upacara Piodalan Adat Bali di Kampung Bali Shadar Tengah Kecamatan Banjit, Way kanan, Minggu 13 Oktober 2019.

Dalam sambutannya Edward mengatakan, sebagaimana yang dipahami oleh umat Hindu, penyelenggaraan  Upacara Piodalan mengandung suatu tujuan mulia.

Maka dari itu melaksanakan upacara ini adalah suatu keharusan bagi umat Hindu.

Begitu juga Upacara-upacara keagamaan yang dilakukan oleh pemeluk agama-agama lain, merupakan kewajiban bagi hamba-Nya untuk berbakti kepada sang pencipta.

Agama bersifat individual karena didasarkan atas rasa dan rasio. Namun dalam hal-hal tertentu dan ditinjau dari segi efisiensi dan nilai- nilai sosial, maka beberapa bentuk upacara keagamaan dapat pula dilaksanakan secara massal seperti kegiatan  Upacara Piodalan Adat Bali pada hari ini.

Pada kesempatan ini juga saya menyampaikan rasa syukur dan bahagia melihat masyarakat membaur bersama menyaksikan Upacara Piodalan Adat Bali, hal ini menunjukan bahwa masyarakat kita adalah masyarakat yang cinta damai, masyarakat yang menjunjung tinggi kebersamaan, tali persaudaraan dan toleransi antar umat beragama.

Diharapkan melalui kegiatan ini dapat semakin meningkatkan kerukunan antar umat beragama di tengah masyarakat Way Kanan yang majemuk, kerukunan menjadi amat penting dan menjadi kunci bagi kehidupan yang damai dan sejahtera.

Kedamaian tidak mungkin tercipta jika kita tidak rukun dan bersatu. Kesejahteraan tidak mungkin terwujud jika kita hidup dalam perpecahan.

Karena itulah, kerukunan menjadi kata kunci yang sangat penting untuk mewujudkan Kabupaten Way Kanan Maju dan Berdaya Saing 2021.

Kemajemukan yang kita miliki ini juga dapat kita manfaatkan untuk menggalang potensi dalam melaksanakan pembangunan daerah.

Sinergi antar umat beragama dapat menjadi modal yang tangguh dalam mensukseskan pembangunan daerah.

Dengan terciptanya situasi yang kondusif, maka program pemerintah dalam pembangunan dapat berjalan dengan baik.

“Oleh karena itu, saya mengajak kepada segenap umat Hindu dan seluruh masyarakat Kabupaten Way Kanan, untuk terus memperkuat tali persaudaraan dan kerukunan di antara kita semua. Mari kita bangun semangat kebersamaan, kekompakan dan tolong-menolong, kita tumbuhkembangkan sikap saling toleransi, saling menghormati dan saling menghargai, sehingga dengan perwujudan nilai-nilai ini, kita akan menjadi manusia yang lebih baik lagi dihadapan Sang Maha Kuasa maupun dalam hubungan kita dengan sesama manusia” ujarnya.

Ia juga mengatakan, kepada para tokoh agama untuk terus memainkan perannya dalam memberikan pencerahan, pencerdasan, dan ketauladanan kepada umat.

Perkembangan kehidupan masyarakat dewasa ini yang penuh tantangan, membutuhkan hadirnya contoh teladan dari para tokoh agama sebagai referensi dan panutan moral bagi umatnya, baik itu keteladanan dalam menjalankan peribadatan agama maupun ketauladanan dalam berperilaku di masyarakat, sehingga dapat terbangun kehidupan masyarakat yang bermoral religius dalam bingkai kerukunan, kedamaian dan persaudaraan antar sesama umat dan antar umat beragama.

“Saya menghimbau kepada seluruh peserta Upacara, untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban selama mengikuti rangkaian kegiatan ini. Taati aturan yang berlaku agar kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar, aman dan tertib demi suksesnya penyelenggaraan Upacara” tutupnya.(ys)

Komentar