Wilma Fadli: Jaga Hubungan Baik dengan Masyarakat, dan Selalu Optimis

499
Foto: Anggota DPRD Waykanan, Wilma Fadli, didampingi sang istri.

WAYKANAN — “Habluminallah dan Habluminannas”, Menjaga hubungan Baik di masyarakat, juga kepada sang pencipta”.

Kutipan di atas bisa dimaknai sebagai sebuah jawaban dari seorang bernama Wilma Fadli, saat ditanya kunci suksesnya, yang kini tengah menjabat Anggota Komisi I DPRD Waykanan dari Fraksi PAN.

Prinsip hidup itulah yang membawa Putra ke-4 dari 7 bersaudara, buah hati pasangan Bapak H. Latip dan Ibu Hj. Mangkiah, yang kini karirnya bisa dibilang sukses, baik didalam berbisnis kayu yang ia jalani saat ini, maupun di bidang politik.

Sebelum menjadi anggota dewan, sebelumnya ia juga pernah menjabat kepala Dusun selama 8 tahun, dan juga pernah menjadi kepala Kampung.

“Bisa sukses apa resepnya? mendekat kan diri dengan masyarakat, dan selalu belajar dengan orang-orang terdahulu kita,  mana yang baik dan mana yang buruk, dan kita harus selalu yakin (optimis) sebagai hambanya allah SWT” ujar politisi yang sejak kecil bercita-cita ingin mengabdi untuk negara, saat diwawancarai suryasumatera.com, Minggu (4/10/2019).

Pria kelahiran Desa Gunung Sangkaran, Balmbangan Umpu, Waykanan 18 Oktober 1957 ini juga berpesan kepada generasi muda yang kini tengah berusaha mengejar cita-citanya.

“Pesan untuk anak muda, yang penting banyak hubungan (perbanyak teman) dan bersilaturahmi, dan bersikap baik di masyarakat” pesan dari politisi yang hobi berkebun tersebut.

Ayah dari tiga orang putra ini mengatakan, jika kesukesannya dan rezeki yang dia dapat saat ini, juga tak lepas dari perantara selalu menjaga hubungan baik dengan orang lain.

Meski sibuk sebagai anggota dewan, dan bisnisnya, namun alumni dari SMAN 1 Pringsewu ini tidak lantas melupakan keluarganya

Pria yang menamatkan pendidikan sekolah dasarnya di SDN 1, dan melanjutkannya di SMPN 1 Blambangan Umpu ini tetap bisa membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga.

“Meski sibuk, saya tetap ada waktu untuk jalan-jalan dengan keluarga. Di pilah-pilah mana yang perlu, jadi harus bisa berbagi waktu antara keluarga dan pekerjaan”tandasnya.(Yuswantoro/ss).

Komentar