Abdul Hakim : Buku Ini Berisi Data dan Fakta Sehingga Bisa Dipertanggungjawabkan

218
Penulis buku 'Menjunjung Lampung dengan Semangat Ampang Pungu', yang juga Calon anggota DPD RI, Abdul Hakim, (kanan), didampingi Dr. Fahmi, yakni orang yang turut membantunya dalam menerbitkan buku tersebut, menjadi narasumber dalam acara diskusi bersama media yang berlangsung di Rumah Makan Garuda, Bandarlampung, Kamis (14/2/2019).

BANDARLAMPUNG — Buku ini berisi data dan fakta yang ada di lapangan dan dari data statistik, sehingga bisa dipertanggungjawabkan.

Hal itu diungkapkan oleh Abdul Hakim,
seorang penulis buku yang berjudul ‘Menjunjung Lampung dengan Semangat Ampang Pungu’, saat ditanya tentang isi bukunya tersebut oleh salah satu awak media di Lampung, dalam acara diskusi bersama media yang berlangsung di Rumah Makan Garuda, Bandarlampung, Kamis (14/2/2019).

Dalam diskusinya bersama sejumlah awak media di Lampung, Calon Anggota Dewan Pimpinan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) itu turuy didampingi oleh Dr. Fahmi, yakni orang yang turut membantunya dalam menerbitkan buku tersebut.

Abdul Hakim juga menambahkan, buku yang disusun enam bulan ini berisi tentang aspirasi masyarakat di 15 kabupaten/kota se-Lampung.

Dalam rangkaian perjalanan menyerap aspirasi itu, banyak hal didapatkan dan akan sangat bermanfaat untuk melakukan penajaman agenda yang ditawarkan di masyarakat tentang 8 program pendukung dan 22 program terapan dikemas secara komprehensif, seperti Sumber Daya Manusia, Pengentasan Kemiskinan, pengentasan pengangguran, lapangan kerja, pengembangan pariwisata, infrastuktur dan pertanian Demi membangun Lampung Sejahtera.

Sementara itu, Dr Fahmi dalam diskusi tersebut mengatakan, menjadi saksi dalam penyusunan isi buku tersebut, juga turut mendengarkan dan menyimak keluhan masyarakat.

Karena hal ini sesuai dengan prinsip presentasi DPD RI untuk mendengarkan seluruh lapisan suara rakyat.

Bahkan ia berencana akan membentuk Daftar Isian Masalah Pembangunan Daerah untuk dimasukan ke daftar isi kebutuhan pembangunan daerah dengan menggerakan seluruh elemen untuk terlibat dalam proses pembangunan, baik Gubernur, Bupati, Walikota hingga tingkat desa.

Selain itu, hal ini juga berdasarkan pengalaman Abdul Hakim sebagai wakil rakyat, baik DPRD Provinsi Lampung periode 1999-2004 dan DPR RI untuk massa jabatan 2009-2014 – 2014-2019 ditambah perjalanan dalam menyerap aspirasi masyarakat se- Bumi Ruwa Jurai.

Diharapkan terbitnya buku ini bisa menjadi solusi persoalan pembangunan di provinsi Lampung. (rd).

Komentar