Bupati Zaiful Bokhari Serahkan Bansos Surplus UPK Tahun 2017 – 2018 Di Kecamatan Margatiga

165

Marga Tiga – (suryasumatera.com) Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari menyerahkan bantuan sosial (Bansos) surplus unit pengelola kegiatan (UPK) tahun 2017-2018 sekaligus memberikan santunan anak yatim piatu di Kecamatan Margatiga, Selasa (30/07/2019).

Zaiful Bokhari mengatakan, pembangunan bidang sosial sebagai bagian integral dari pembangunan nasional, dilaksanakan dalam rangka membangun manusia Indonesia seutuhnya untuk meningkatkan harkat, martabat, dan harga diri serta mewujudkan masyarakat sejahtera, adil, makmur, dan merata, baik materil maupun spiritual.

“Organisasi sosial di mana salah satunya adalah UPK,” Ucapnya.

UPK kata dia, senantiasa dituntut untuk mampu mengikuti perkembangan masyarakat itu sendiri,. Zaiful mengucapkan sangat berterima kasih atas upaya UPK Margatiga dalam membantu anak yatim.

“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan digunakan untuk hal positif,” kata dia.

Orang nomor satu di Lampung Timur ini menambahkan, pemerintah daerah juga akan fokus pada pembenahan infrastruktur jalan di Kabupaten Lampung Timur ini.

“Kita akan benahi jalan-jalan yang rusak ini,” ujarnya.

Ketua UPK Kecamatan Margatiga, Subakri menyampaikan ihwal asal-usul perjalanan kegiatan yang dilaksanakan ini ialah pada tahun 2003 UPK Kecamatan Marga Tiga mengelola dana senilai Rp 560 juta. Dana tersebut didapat dari 20 persen dana Program Nasional Pemberdayaan Mandiri (PNPM) yang disalurkan kepada seluruh desa yang ada di Kecamatan Margatiga.

Sampai saat ini per 30 Juli 2019 UPK Kecamatan Marga Tiga sudah mengelola 317 kelompok di Kecamatan Margatiga yang tersebar ke berbagai desa.

“Dari jumlah tersebut sudah tentu ada yang produktif, setengah produktif dan tidak sedikit yang macet,” ujar Subakri.

Pembagian dana surplus ini dibagikan setiap dua tahun sekali berupa sembako, akan tetapi setelah dikaji kembali pembagian sembako tidak akan bertahan lama maka dari itu mulai tahun 2016 kemarin UPK Kecamatan Margatiga memutuskan untuk membagikan kambing.

Pada tahun 2016 tersebut sebanyak 40 ekor kambing telah dibagikan kepada masyarakat kurang mampu. Setelah dibagikan 40 ekor kambing 2 tahun yang lalu, diketahui 7 ekor mati dan berhasil melahirkan 37 ekor kambing. Sehingga saat ini dari jumlah 40 ekor tersebut telah menjadi 70 ekor yang mana seluruhnya dibagikan kepada masyarakat Kecamatan Margatiga yang masuk kategori kurang mampu.

Lebih lanjut Subakri menyampaikan, untuk tahun 2019 yang mana merupakan pembagian surplus untuk tahun 2017-2018 akan dibagikan kambing sejumlah 70 ekor yang akan dibagikan kepada masyarakat kurang mampu di Kecamatan Margatiga.

“Adapun sistem yang dipakai pada pembagian ini ialah saat kambing yang diterima oleh penerima manfaat melahirkan maka induk dari sang kambing akan menjadi hak milik dari penerima manfaat, lalu untuk anak kambing yang telah dilahirkan akan disalurkan kepada warga masyarakat yang layak untuk menerimanya,” jelasnya.

Selain membagikan 70 ekor kambing, dalam acara yang dihadir oleh Camat Margatiga, Sadarudin beserta forkopimcam dilakukan pula pemberian bantuan berupa uang kepada 30 anak yatim piatu. (Ali)

Komentar