Dinsos Lampung Sigap Tangani Pengungsi di Kompleks Kantor Gubernur Lampung

170

BANDARLAMPUNG – Sejumlah warga pesisir pantai Teluk Betung mengungsi ke kompleks perkantoran Pemprov. Lampung, karena adanya fenomena erupsi gunung Krakatau, juga terjadi air laut pasang, yang terjadi, Sabtu (22/12).

Pembina Tagana Provinsi Lampung, Sumarju Saeni mengungkapkan pihaknya telah melakukan langkah cepat terkait menumpuknya pengungsi di komplek Perkantoran Gubernur Lampung dengan mendirikan dapur umum.

Sumarju menjelaskan Dinas Sosial Provinsi Lampung melalui Tagana telah mendirikan dapur umum untuk penyiapan makanan dan minuman yang layak.

“Sebagaimana tugas pokok dan fungsi Dinas Sosial dalam menanggapi korban bencana yang pertama kita membuat shelter atau tenda untuk pengungsian, yang kedua adalah mendirikan dapur umum,” kata Sumarju yang juga Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Minggu, 23 Desember 2018.

Selain itu, Sumarju mengatakan, pihaknya menyiapkan matras dan selimut untuk para korban. “Kita juga menghimpun bantuan-bantuan dari masyarakat secara luas untuk kita distribusikan kepada para pengungsi,” tutur Sumarju.

Sumarju berpesan pentingnya memiliki budaya tsunami. Dengan begitu, masyarakat yang berada di daerah pesisir atau kawasan rawan tsunami sudah paham caranya menyelamatkan diri.

“Gak usah terlalu panik yang jelas, karena dengan kepanikan akan menimbulkan bencana-bencana yang lainnya,” pungkasnya.*

Komentar