Empat Mahasiswa ITERA Tersesat di Kawasan Gunung Seminung, Tim SAR Gabungan Berhasil Mengevakuasi

188

LAMPUNGBARAT – Empat mahasiswa Itera dikabarkan tersesat ketika melakukan pendakian di Kawasan Gunung Seminung, Minggu (20/10/2019).

Hal itu disampaikan Humas Basarnas Lampung, Deny Kurniawan, yang mengatakan jika pada tanggal tersebut sekitar pukul 20.10 WIB, Basarnas menerima info dari Ibu Kartika (salah satu orang tua rekan korban) bahwa terdapat 4 orang rekan anaknya yang merupakan mahasiswa ITERA tersesat ketika melakukan pendakian di Kawasan Gunung Seminung.

Berdasarkan cerita ibu Kartika, konologis kejadian tersebut adalah
pada 20 Oktober 2019 sekitar pukul 15.15 WIB 4 (Empat) orang mahasiswa ITERA melakukan pendakian Gunung Seminung, Jaga Raga, Kec. Sukou, Kab. Lampung Barat, Lampung, dan tersesat di kawasan hutan dan kehabisan logistic serta salah satu pendaki mengalami kelelahan.

Selanjutnya salah satu korban berhasil menghubungi rekan kampusnya untuk meminta pertolongan.

Salah satu korban tersebut bernama Septian (20th) dan menshare lokasi terakhir mereka tersesat.

Menanggapi laporan tersebut Basarnas Lampung mengirimkan 1 tim rescuer berjumlah 9 personil dengan membawa peralatan untuk penyelamatan di gunung menuju lokasi kejadian di koordinat 04° 55’ 34.8” S – 103° 58’ 29.4” E.

Selain itu Basarnas Lampung juga berkoordinasi dengan BPBD Lampung Barat terkait kejadian tersebut.

Tanggal 21 Oktober 2019 Pkl 00.20 WIB Terima info dari Bp. Ari (Anggota BPBD Kab. Lambar bahwa Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seluruh korban dalam keadaan selamat di koordinat 4°55’22.6″S – 103°59’ 23.5″E, tersesat sekitar 5 km dari jalur pendakian dan direncanakan korban akan dievakuasi turun setelah kondisi korban stabil. Korban mengalami kelelahan dan dehidrasi karena kehabisan logistik.

Pukul 02.10 WIB Tim Rescue Basarnas Lampung tiba di Lokasi dan langsung berkoordinasi dengan unsur yang tiba lebih dulu di lokasi untuk rencana evakuasi korban.

Pukul 04. 20 WIB Korban berhasil dievakuasi ke Desa Lombok dan selanjutnya dibawa ke RSUD Liwa untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.

Pukul 05.10 WIB Tim tiba di RSUD Liwa dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan oleh pihak RSUD Liwa.

Pukul 05.27 WIB Seluruh korban dalam keadaan sehat dan selanjutnya akan kembali menuju Bandar Lampung bersama Tim Rescue Basarnas Lampung untuk diserahkan ke pihak keluarga korban.

Berikut Data Korban yang tersesat :
1. Amin JokoTriyono ( Laki-laki / 21 Thn) – Warga Lampung Tengah
2. Agus Manurung (Laki-laki / 21 Thn) – Warga Bandar Lampung
3. Septian Hidayat (Laki-laki / 22 Thn) – Warga Bandar Lampung
4. Sapta Firnando (Laki-laki / 21 Thn) – Warga Bandar Lampung
Seluruh korban Mahasiswa ITERA

Tim SAR gabungan yang ikut dalam operasi sar tersebut terdiri dari Basarnas Lampung, Polres Lampung Barat, BPBD Lampung Barat, Satgas Tagana Lambar, Gapela (Gabungan Pencinta Alam) Lambar dan masyarakat setempat. (*)

Komentar