Eva Dwiana Menjadi Kandidat Kuat pada Pemilihan Kepala Daerah

Surya Sumatera-Bursa calon Wali Kota Bandar Lampung di Pilkada 2024 yang akan digelar November mendatang, pengamat Politik Universitas Lampung, Bendi Juantara menilai petahana Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana menjadi kandidat kuat pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bandar Lampung 2024.

Menurut Bendi, sebagai petahana, Eva Dwiana sudah populer di mata masyarakat Kota Bandar Lampung.

“Jika ditanya seberapa kuat pengaruh Nunda Eva untuk terpilih kembali dan seberapa kuat pengaruh koalisi partai, apalagi ada bayang-bayang partai pemenang. Menurut saya dengan sistem proporsional terbuka sekarang faktor figuritas kandidat menjadi salah satu ukuran bagi rakyat untuk memilih. Karena bisa saja anomali orang pilih partai tapi belum tentu memilih kandidat yang diusung partai tersebut,” ujar Bendi, Rabu (6/3/2024).

Apalagi, kata dosen Ilmu Pemerintahan, itu modal incumbent secara popular dikenal masyarakat, karena selama hampir satu periode terpilih ada relasi antara dirinya dan masyarakat.

“Tinggal seberapa jauh relasinya bisa kita ukur dan nilai misal dengan survei kepuasan masyarakat atas kebijakan, layanan, program yang sudah diimplementasikan, hingga survei perilaku pemilih,” ujarnya.

Terkait partai yang akan mengusung Eva Dwiana, menurutnya, partai akan mempertimbangkan rekomendasi atas elektabilitas calon, jadi jika ukuran elektabilitas calon tinggi itu jadi pertimbangan.

“Merespons pertanyaan, apakah PDI Perjuangan akan berkoalisi dengan NasDem untuk mengusung Eva Dwiana. Bisa saja, apalagi NasDem dan PDI Perjuangan ini kan di satu sisi makin dekat di level nasional,” bebernya.

“Jadi bisa aja kedekatan partai ini jadi koalisi di level regional dan daerah. Termasuk kaitannya dengan Pilgub, ya jadi arah koalisinya kemungkinan akan ke arah sana ya,” sambungnya.

Kembali disinggung kekuatan Gerindra di Pilkada Bandar Lampung 2024, menurutnya cukup kuat melihat Gerindra menang di Bandar Lampung.

“Saya melihat Gerindra tentu tidak ingin kehilangan momentum ya, jadi misi untuk menyatukan kemenangan Legislatif dan Eksekutif jadi fokus mereka saat ini, tinggal seberapa kuat kader yang diusung dan seberapa jauh komunikasi yang dibangun dalam pembentukan koalisi kita tunggu saja informasi selanjutnya,” pungkas dia.

Seedbacklink