Suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan keceriaan mewarnai kegiatan Gebyar Kreativitas Mamamia bersama Pascola dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) di Gedung Sesat Agung Nuwo Balak, Kabupaten Lampung Tengah, Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan yang dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bunda PAUD Kabupaten Lampung Tengah, Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri, S.T., M.Sos., tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat kebersamaan, sekaligus memberikan apresiasi kepada para pendidik PAUD yang telah berkontribusi dalam membangun fondasi pendidikan anak usia dini.
Mengusung tema “Nyalakan Asa, Wujudkan Pengakuan dan Kesetaraan Guru PAUD Tahun 2026”, peringatan HUT ke-21 HIMPAUDI tidak sekadar menjadi ajang perayaan, tetapi juga ruang untuk meneguhkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta memperjuangkan pengakuan terhadap peran penting guru PAUD.
Dalam sambutannya, Ni Ketut Dewi Nadi menyampaikan bahwa usia 21 tahun merupakan fase kematangan yang mencerminkan kemandirian, kedewasaan, dan keteguhan dalam menjalankan perjuangan. Selama lebih dari dua dekade, HIMPAUDI telah menjadi wadah bagi para pendidik PAUD untuk memperkuat solidaritas, menyampaikan aspirasi, dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini hingga ke pelosok kampung.
“Dua puluh satu tahun HIMPAUDI merupakan perjalanan panjang yang penuh perjuangan dan pengabdian. Saya berharap HIMPAUDI terus menjadi rumah besar bagi para pendidik PAUD, tempat untuk saling menguatkan, berbagi pengalaman, dan bersama-sama memperjuangkan pendidikan anak usia dini yang lebih baik,” ujar Ni Ketut Dewi Nadi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru PAUD yang selama ini menjalankan tugas dengan penuh ketulusan, kesabaran, dan kasih sayang. Menurutnya, mendidik anak usia dini bukanlah pekerjaan sederhana karena membutuhkan perhatian, keteladanan, serta kemampuan memahami karakter setiap anak dalam proses tumbuh kembangnya.
“Anak-anak adalah generasi penerus yang harus kita dampingi dengan penuh kasih sayang. Di tangan para pendidik PAUD, anak-anak mulai mengenal nilai-nilai kebaikan, kedisiplinan, kebersamaan, dan keberanian untuk mencoba hal-hal baru. Karena itu, pengabdian guru PAUD memiliki arti yang sangat besar bagi masa depan Lampung Tengah,” tuturnya.
Nuansa kebersamaan semakin terasa melalui berbagai kegiatan kreativitas yang melibatkan anak-anak. Dengan penampilan yang ceria dan penuh semangat, anak-anak menjadi bagian penting dalam perayaan tersebut. Momen ini sekaligus memperlihatkan bahwa pendidikan anak usia dini harus dibangun melalui suasana yang menyenangkan, ramah anak, serta memberikan ruang bagi setiap anak untuk berekspresi dan mengembangkan potensinya.
Selain menjadi ajang unjuk kreativitas, kegiatan tersebut juga diwarnai penyerahan piagam penghargaan dan apresiasi kepada pihak-pihak yang dinilai berkontribusi dalam pengembangan pendidikan PAUD. Penyerahan penghargaan berlangsung dalam suasana hangat, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi, prestasi, dan kerja keras para pendidik dalam menjalankan tugasnya.
Ni Ketut Dewi Nadi berharap penghargaan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi para guru untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperluas wawasan, dan mengembangkan kompetensi. Ia menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan harus berjalan seiring dengan perhatian terhadap kesejahteraan pendidik serta dukungan sarana dan prasarana yang memadai.
“Saya berharap para guru PAUD terus belajar, meningkatkan kompetensi, dan berani mengembangkan kreativitas dalam mendidik anak-anak. Pada saat yang sama, kita juga perlu terus mendorong perhatian terhadap kesejahteraan guru dan pemerataan fasilitas pendidikan agar setiap anak mendapatkan kesempatan belajar yang layak,” katanya.






