Gubernur Arinal Sambut Baik Pencanangan KSB Berbasis Kawasan di Lampung Selatan

203
"Panglima Tagana Lampung" Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Sumarju Saeni, memberikan sambutan di acara Pencanangan KSB Berbasis Kawasan di empat desa di Lampung Selatan yang berlangsung di Pantai Muara Indah, Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (11/9/2019) pagi.

LAMPUNGSELATAN — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, melalui Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Sumarju Saeni, menyambut baik adanya pencanangan Kampung Siaga Bencana (KSB) Berbasis Kawasan, di empat desa yang ada di Kabupaten Lampung Selatan, oleh Kementerian Sosial RI.

“Bapak Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, di setiap kesempatan selalu mengimbau pada masyarakat untuk meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana,” ujar Sumarju di acara Pencanangan KSB empat desa di lamsel yang dilaksanakan saat apel siaga bencana di Pantai Muara Indah, Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (11/9/2019) pagi.

Panglima Tagana Lampung itu juga mengatakan, KSB Berbasis Kawasan yang dicanangkan oleh Kemensos RI di empat desa di Lampung Selatan ini, sesuai dengan seruan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi kepada masyarakat untuk selalu meningkatkan kesiagaannnya dalam mengantisipasi terjadinya bencana, sehingga mampu meminimalisir korban jiwa.

Pemerintah Provinsi Lampung juga telah banyak melakukan program-program mitigasi bencana diantaranya KSB dan Tagana Masuk Sekolah melalui Dinas Sosial.

“Masyarakat adalah pelaku penting untuk mengurangi kerentanan dengan meningkatkan kemampuan diri dalam menghadapi bencana. Mereka harus siap menghadapi kondisi akibat bencana. KSB dan Tagana Masuk Sekolah menjadi sarana efektif untuk meyadarkan masyarakat akan pentingnya penanggulangan bencana,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos RI Rachmat Koesnadi dalam sambutannya di acara tersebut mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk kesiapsiagaan dan mitigasi bencana kepada masyarakat disekitar pesisir pantai.

Sesuai arahan presiden agar masyarakat perlu disiagakan  terutama dari informasi yang dalam beberapa minggu kebelakang
akan adanya isu megathrust (gempa bumi).

Oleh karena itu, mitigasi bencana perlu dilakukan agar mereka lebih waspada dan siap siaga, dan bisa ada penyelamatan lebih dini jika sewaktu-waktu terjadinya tsunami dan gempa bumi.

Maka diharapkan mitigasi bencana ini tidak hanya untuk satu kampung saja, tapi secara keseluruhan warga sekitar pantai harus disiagakan agar tidak terlalu banyak korban.

Kampung siaga bencana harus tetap terus dilaksanakan oleh pemerintah kota atau provinsi dan yang bersifat kawasan akan dilakukan oleh kementerian sosial. Atau dengan kementerian lainnya seperti BNPB dan instansi terkait lainnya.

Antusias dan keaktifan warga dan pemerintah kabupaten kota maupun provinsi terkait KSB Berbasis Kawasan di Lampung patut diapresiasi.

Dengan keterlibatan masyarakat yang sangat besar ini, diharapkan akan muncul kesadaran betapa pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi untuk menghindari banyak korban ketika terjadi bencana.

“Ya saya mengapresiasi keaktifan dan kesiapsiagaan  pemerintah kabupaten kota dan provinsi di Lampung ini, dan juga dinas sosialnya yang sangat suport dengan mitigasi bencana lewat program-programnya. mudah-mudahan dengan keterlibatan masyarakat yang sangat besar ini akan muncul kesadaran dari semua pihak, betapa pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana ini untuk menghindari banyak korban ketika bencana terjadi” tutupnya.

Perlu diketahui, Empat Desa di Lamsel yang dicanangkan sebagai KSB Berbasis Kawasan yakni Desa Kelawi, Kecamatan Bakauhuni, Desa Sumur Kecamatan Ketapang, Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo, dan Desa Rangai Tritunggal, Kecamatan Katibung.

Dalam acara pencanangan KSB Berbasis Kawasan tersebut Rachmat Koesnadi sekaligus mengukuhkan Plt. Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto sebagai Pembina Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Lampung Selatan.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kasubdit Kesiapsiagaan dan Motivasi Dit.PSKBA Kemensos RI Dra.Ni Masitoh Tri Siswandewi M.Si, serta Forkopimda daerah setempat.

Usai gelaran apel siaga bencana dan Pencanangan KSB Berbasis Kawasan, dalam kesempatan itu juga diadakan kegiatan simulasi bencana, yang diperankan oleh Tagana Lampung, dibantu warga setempat.(ih)

Komentar