Jaga Kearifan Lokal, Pemprov. Lampung Gelar FGD Bahasa & Aksara Lampung

217

BANDARLAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung melalui Biro Kesejahteraan Sosial, menyelenggarakan Forum Group Discussion Kelompok Terpumpun bahasa dan aksara Lampung 2018, yang berlangsung di Hotel Arinas, Rabu (24/10).

Sebagai narasumber Biro Kessos menghadirkan penggiat dan praktisi bahasa dan aksara Lampung, Kantor Bahasa Provinsi Lampung, dan Akademisi Universitas Lampung.

Peserta dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh kelompok Terpumpun Bahasa dan Aksara Lampung, penggiat/praktisi bahasa Lampung, dan akademisi.

Dalam sambutannya Asisiten 1 Pemerintahan dan Kesra, Heri Suliyanto mengatakan, digelarnya Forum Group Discussion/Diskusi Kelompok Terpumpun Bahasa dan Aksara Lampung bertujuan mengumpulkan persepsi dan sikap masyarakat terhadap peran sastra Lampung sebagai bagian pengembangan Bahasa Lampung, juga Mengumpulkan data dan saran berupa strategi pemeliharaan sastra Lampung sebagai penguat kearifan lokal.

Diharapkan FGD ini dapat menghasilkan data kualitatif terkait metode pengembangan bahasa dan sastra Lampung, merumuskan strategi pemeliharaan sastra Lampung sebagai penguatan kearifan lokal.

Sementara itu, dalam materinya Koordinator Sekretariat Pembinaan P ngembangin Bahasa Lampung, Dr. Farida Ariyani M.Pd, mengatakan, FGD ini untuk menggali informasi yang mendalam mengenai rumusan kebijakan sebagai upaya penyelamatan terhadap bahasa-bahasa daerah yang rawan dari kepunahan termasuk di dalamnya bahasa daerah Lampung.

Komentar