Ketua HPI Lampung, Yudha S.: Media Menyudutkan Kanjeng Zaiful Kurang Profesional

43
Ketua DPW Himpunan Pewarta Indonesia (HPI) Lampung, Yudha Saputra.

LAMPUNGTIMUR – Ketua DPW Himpunan Pewarta Indonesia (HPI) Lampung, Yudha Saputra, menyayangkan adanya pemberitaan yang terkesan menyudutkan Bupati Lampung Timur terkait OTT KPK di Lampung, dengan bermunculan judul berita yang menjudge secara langsung pada judul berita ‘ Bupati Lampung Timur Terkena OTT KPK……’.

Hal itu juga mendapat reaksi keras dari Kubu Bupati Lampung Timur. (09 / 10 / 2019).

Yudha Saputra, yang juga Kerabat Bupati Lampung Timur saat memberikan keterangan persnya mengatakan, cara tersebut kurang profesional.

“Ini sebuah tindakan tidak terpuji serta kurang profesional dari oknum wartawan media tersebut bahkan jika dilihat melalui search di google ada tiga media yang berusaha menyudutkan beliau, kami memberi tenggang waktu 2 x 24 jam kepada media tersebut untuk klarifikasi serta memulihkan nama baik Kanjeng Zaiful ( panggilan akrab Hi.Zaiful Bokhari ), serta kami akan menurunkan tim investigasi untuk mengetahui motif media media tersebut, jika ada indikasi mengarah pada ‘pembunuhan karakter’ sehingga dapat memunculkan opini negatif kepada Beliau, maka akan dilaporkan sesuai aturan hukum yang berlaku.” Tegas pria ini yang merupakan Koordinator Media Center Hi.Zaiful Bokhari.

Ia menambahkan, hasil penelusuran serta pengumpulan base data, telah ditemukan 3 media nasional yang berusaha menjatuhkan nama baik Bupati Lampung Timur, yang saat ini memasuki proses menuju pilkada, dan hingga hari ini judul berita tersebut masih bertengger di Google, ini merupakan tindakan tak terpuji, bahkan sudah sampai 2 hari pun sama sekali tak ada niatan untuk segera menghapusnya secara permanen.

“Jika ini dibiarkan bisa dipropaganda bahkan menjadi materi bagi lawan politik untuk ‘Menjatuhkan’ bahkan melakukan penggiringan opini yang dapat menjerumuskan pemilih berfikir tidak rasional, Apalagi saat ini kami sedang memasuki tahapan Pilkada di Lampung Timur.” Urainya.

BACA JUGA:  PKS Siap Gelar Pemira Untuk Memilih Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Bandar Lampung

Mewakili Hi.Zaiful Bokhari, Yudha saputra meminta secara tegas kepada ketiga media ini untuk segera melakukan klarifikasi, dan memghapus plot berita digital tersebut serta memuat permintaan maaf di media cetak nasional dan media lainnya.

“kami beri waktu 2 x 24 jam, jika tidak kami akan menempuh jalur hukum”

Perlu diketahui, selain ketiga media tersebut, ada beberapa akun fb juga yang masih dalam pendataan.

Untuk akun FB akan laporkan kepada pihak berwajib secara terpisah sesuai UU ITE.(red/*)

Komentar