Kisah Ibu Fitria, Peserta Hapus Tato Gratis dari IMS Lampung

225
Fitria (hijab), tengah melakukan pendaftaran sebagai peserta layanan hapus tato gratis. Kegiatan digelar dalam rangka peringatan tahun baru Islam 1441 Hijriyah, bertempat di sekretariat IMS Lampung, Jalan WR Supratman, Teluk Betung, Bandarlampung, Jumat (20/9/2019).

BANDARLAMPUNG — Fitria, warga kelurahan Ratulangi Bandarlampung, ikut mendaftarkan dirinya sebagai peserta dalam layanan hapus tato gratis dari Islamic Medical Service (IMS) Lampung.

Kegiatan digelar dalam rangka peringatan tahun baru Islam 1441 Hijriyah, bertempat di sekretariat IMS Lampung, Jalan WR Supratman, Teluk Betung, Bandarlampung, Jumat (20/9/2019).

Wanita berusia 31 tahun itu, mengaku jika sudah lama mempunyai keinginan untuk menghapus tatonya yang ukurannya cukup besar. Menurutnya mempunyai ukuran sebesar mangkok bakso.

Ia mengaku mendapatkan informasi tentang adanya layanan hapus tato dari seorang sahabatnya.

Kemudian ibu dari satu orang putri ini tertarik dan mendaftarkan diri sebagai peserta.

” Saya kan udah berkeluarga, saya punya anak cewek, saya takut anak saya ikuti jejak saya. Kemudian ada kawan ngabarin ada hapus tato gratis, jadi saya putuskan untuk daftar” ujarnya saat ditemui di sekretariat IMS Lampung, Jumat (20/9/2019).

Perlu diketahui, syarat untuk mengikuti kegiatan hapus tato gratis, menurutnya sangat mudah, hanya perlu foto kopi KTP.

Fitria menceritakan awal mulanya memiliki tato ditubuhnya yang akhirnya amat disesali itu.

“Tato dibuat sekitar tahun 2002, semangkok bakso ukurannya, saya awalnya ikut-ikut temen, tapi setelah berkeluarga saya sangat menyesal” ungkapnya.

Ibu satu putri ini juga menceritakan, bahwa suaminya telah mengetahui sejak berpacaran, namun tetap mau menikahinya, hanya saja mertuanya hingga saat ini belum mengetahuinya.

“Waktu pacaran, suami saya, sudah saya bilang saya ada tato, gmana dengan keluarga kamu, cuma dia tetap mau menikahi saya, dan sampai sekarang orang tuanya belum tau” kata dia.

Dalam kesempatan itu, Ia pun berpesan kepada para pemuda, atau orang yang ingin membuat tato, agar tidak melakukannya, karena nantinya akan sangat menyesal.

“Saran saya untuk orang yang mau buat tato, kalo bisa jangan, gak usah buat-buat tato, untuk sekarang mungkin jiwa muda keliatan keren, namun setelah jiwa muda itu abis kita akan menyesal” pesannya.(ih)

Komentar