Lecehkan Profesi Wartawan dan LSM di Medsos, Taufik Dilaporkan Polisi

117

WAYKANAN — Bijaklah bermedia sosial. Akibat cuitan bernada ujaran kebencian di laman Facebook, pemilik akun FB bernama Taufik Safa warga Kampung Gunung Cahya, Kecamatan Pakuan Ratu Kabupaten Way Kanan Lampung dilaporkan ke kepolisian.

Cuitan yang diunggahnya di FB tersebut diduga telah melakukan penghinaan terhadap profesi wartawan dan lembaga sosial masyarakat (LSM) di kabupaten berjuluk Bumi Ramik Rahim ini.

Atas Kesepakatan bersama, seluruh profesi wartawan dan LSM memberikan mandat pada tiga orang perwakilan untuk resmi melaporkan pelanggaran UU ITE ke Polres Way Kanan, Rabu (02/10/2019), dengan terlapor Taufik Safa pemilik akun FB yang diketahui merupakan warga Kampung Gunung Cahya Kecamatan Pakuan Ratu, yang dengan sengaja mengatakan wartawan dan LSM “tai kucing”, Selasa (01/10/2019) malam sekira pukul 21.00 WIB.

Indro Wibowo selaku pelapor mengatakan aspirasi profesi wartawan dan LSM Way Kanan telah sepakat bahwa pelecehan yang dilakukan terlapor Taufik harus diproses hukum.

Karena beberapa indikasi ujaran kebencian yang dilontarkannya itu atas rasa ketidakpuasan semata terhadap profesi wartawan dan LSM kabupaten setempat.

Ujaran kebencian oleh Taufik tersebut dilatarbelakangi dengan permasalahan pembangunan yang ada di Kampung Gunung Cahya yang dinilainya tidak tuntas diusut awak media.

Ia menilai wartawan & LSM tidak merespon cuitan terkait dugaan penyimpangan pembangunan dikampungnya, meskipun ia selalu menggunggah kejanggalan dugaan penyimpangan pembangunan Dana Desa 2019 di Kampung Gunung Cahya tersebut berkali-kali di media sosial (medsos) melalui akun Facebook bernama Taufik Safa.

“Hari ini kita resmi melaporkan Taufik ke Polres Way Kanan agar meluruskan pernyataanya di media sosial yang menyangkut tugas dan fungsi wartawan dan LSM di Way Kanan. Kami berharap dalam proses hukum ini, kawan-kawan tetap sabar, jangan mengintervensi pihak manapun. Agar aparat penegak hukum yang ada tidak terganggu dalam menjalani tugasnya,” tegas Indro Wibowo, jurnalis muda yang akrab disapa Endo ini, saat dikonfirmasi di Mapolres setempat.

Berdasarkan laporan polisi Nomor: LP/B-702/X/2019 Polda LPG/Res Wk/SPKT. Atas dugaan pelanggaran UU ITE terhadap profesi wartawan dan LSM yang diduga dilakukan terlapor Taufik Safa.

“Kami kawal proses hukum ini hingga tuntas. Semoga masalah ini tidak lagi terulang di kemudian hari oleh semua pihak,” tandasnya.(ms)

Komentar