Loekman Serahkan Bantuan Mesin Sedot Air & Alat Pengusir Hama Tikus

204

Lampung Tengah — Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto, menyerahkan bantuan kepada kelompok Tani Karya Lestari berupa Alat Mesin Sedot Air dan Alat Pengusir Hama Tikus. Penyerahan bantuan diberikan saat Bupati panen raya cabai di kampung Sri Purnomo Kalirejo, Rabu(24/10).

Dalam kesempatan itu, Loekman juga menjelaskan, pada kelompok tani cabai insya Allah tahun depan Pemerintah Daerah akan bantu traktor dan sumur bor kepada mereka, agar biaya operasional tanam cabai bisa lebih murah sehingga mendapatkan keuntungan yang lebih baik.

“Ini lah salah satu program Dalam rangka mewujudkan kemandirian ekonomi dan kemandirian pangan dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik sebagaimana diamanatkan dalam nawacita Presiden RI termasuk kontribusi dari sektor pertanian,”ujarnya.

Loekman menjelaskan, salah satu program kedaulatan pangan adalah komoditas cabai yang mana komoditas ini merupakan komoditas strategis dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi serta tidak dapat disubtitusi dengan komoditas lain.

Produksi cabai tidak merata sepanjang tahun dimana produksi berkurang di musim hujan yang menyebabkan harga tinggi dan produksi berlebihan di musim kering / kemarau mengakibatkan harga jatuh. Hal ini dikarenakan keterbatasan dalam hal berbudidaya cabai,

Program pengembangan cabai di kabupaten Lampung Tengah di tahun 2018 mendapat alokasi seluas 53 hektar. Sentra cabe di kec bekri, Kalirejo, Padang Ratu, Kotagajah,Terusan nunyai, Seputih Raman, Seputih Agung, Rumbia, Anak Tuha.

Tujuan dari bantuan ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan petani hortikultura yang mana kelompok tani penerima diharapkan keberhasilan panennya tetapi terjadwal di tiap bulannya. Hal ini bertujuan untuk menjaga stabilitas ketersediaan produksi dan harga.

Harapan pemerintah saat ini harga cabai cukup tinggi yang mana cabai Lampung Tengah hasilnya sangat menggembirakan, tetapi jangan terlena dengan hasil yang. tinggi karena ke depannnya harus mengatur jadwal tanam melalui manajemen tanam cabai merah.

Kadis Pertanian Rusmadi juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Daerah dalam hal ini memberikan bantuan berupa bibit cabe pada kelompok tani cabai dan pengawasan penanamannya sampai panen.

“Alhamdulillah, hari ini kita panen cabai seluas 5 hektar di kampung Sri Purnomo Kalirejo dengan rata rata Produksi 8 -10 ton/ha dengan harga cabe hari ini di tingkat petani Rp 22.000,-/kg, “pungkasnya. (*)

Komentar