Rusak Gembok, Maling Gondol Sepeda Motor di kosan Way Halim

58
ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – “Kejadiannya saya baru siap berangkat kerja pada pukul 07.30 pagi. Kamar saya berada di lantai 2, begitu saya ke tempat parkir biasa sepeda motor di belakang kos. Motor sudah tidak ada, hanya tergeletak gembok motor yang telah rusak,” ujar Heflan, korban pencurian sepeda motor, yang tinggal di kos kosan jalan Arif Raam Hakim, Gang Jaya nomor 33A, Wayhalim Permai, Wayhalim, Bandar Lampung, Selasa (16/4/2019) pagi.

Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi. Kali ini, satu unit sepeda motor jenis Honda Beat warna hitam bernomor polisi BE 3895 AZ, milik Heflan Rekanza.

Heflan yang merupakan seorang jurnalis Lampungpro.com, telah menjadi koran pencurian, kos kosan Lubista tempatnya tinggal, dibobol maling.

Heflan menceritakan, saat mengetahui motornya raib, ia bergegas melaporkan kehilangan motor tersebut kepada pemilik indekos, Lubis.

Menurut kesaksian pemilik kos Lubis, biasanya pada malam hari kondisi gerbang kosan telah ditutup dan dirantai. Namun, pada pagi hari ia pun melihat kondisi gerbang telah terbuka seperti biasanya. Ia tak bisa memastikan siapa yang membuka gerbang. apakah penghuni kos atau bukan.

“Iya kita biasanya gerbang ditutup terus dirantai. Ini pagi memang sudah terbuka, tapi kita nggak tahu penghuni kos atau bukan. Kadang sudah kita rantai, tapi banyak penghuni kos keluar masuk malam hari itu tidak tutup pintu,” jelas dia.

Kasus kehilangan sepeda motor tersebut juga telah dilaporkan ke Polsek Sukarame.

Menurut salah satu penyidik Reskrim Polsek Sukarame yang enggan disebutkan namanya, kemungkinan motor itu hilang pada malam hari.

“Kalau dari pengakuan korban terakhir melihat kendaraan pada pukul 7 malam, kemungkinan pada malam itu juga di curi. Aksi rusak gembok dan tutup kontak motor ini memang sering terjadi. Maling motor memang memiliki jenis kunci khusus untuk membuka beberapa jenis gembok motor. Saya imbau semuanya agar tetap hati-hati dan waspada,” terang dia.(*)

Komentar
BACA JUGA:  Nelayan Dusun Kuala Penet Terjatuh ke Laut