SURYASUMATERA.COM,.BANDARLAMPUNG — Memperingati Hari Pangan Sedunia (HPS) Sekolah TK, SD SMP Xaverius Way Halim Bandar Lampung, menggelar kegiatan Festival makan bersama, dan aksi sosial pembagian sembako kepada pengemudi (driver) Ojek Online (Ojol), Kamis 16 Oktober 2025.
Kegiatan di awali dengan doa bersama, dan dilanjutkan dengan penyerahan sembako secara simbolis kepada 10 pengemudi Ojol, serta pelepasan burung ke alam bebas.
Kepala SMP Xaverius 4 Way Halim Bandar Lampung, Susilowati S.Pd, saat ditemui dilokasi acara menyampaikan, komplek Xaverius Way Halim, TK, SD dan SMP, setiap tahunnya selalu memperingati hari pangan sedunia, dan tahun ini yang ke-45.

Perayaan ini menjadi momen baik kami untuk selalu mengedukasi ke anak-anak, untuk mau berbagi, lalu mengedukasi ke anak-anak tentang ketahanan pangan.
“Seringkali anak-anak ketika tidak suka dengan makanannya maka sering dibuang, padahal banyak orang yang mengalami kesulitan untuk mencari makan. Nah itu yang kami ajarkan ke anak-anak untuk tidak membuang makanan. Artinya sedikit apapun sekecil apapun kalau makanan itu kita syukuri, itu bisa menjadi berkat, nah ini kami mau ajak anak-anak untuk sungguh mensyukuri atas karunia Tuhan yang diberikan dengan makanan yang ada,” ujarnya.
Ia juga mengatakan, pada perayaan Hari Pangan Sedunia di Kompleks Xaverius tahun ini, juga digelar aksi sosial dengan berbagi sembako kepada pengemudi Ojek Online (Ojol), yang biasa mengantar jemput siswa-siswi, maupun guru di TK, SD, SMP Xaverius Way Halim Bandar Lampung.

Sembako yang dibagikan, didapat dari Siswa-siswi, juga orang tuanya, serta karyawan dan guru-guru di Komplek Xaverius Way Halim Bandar Lampung. Dari pengumpulan itu, didapat sekitar 200 paket, yang akan diberikan kepada Ojol, dan sebagian untuk warga sekitar sekolah yang membutuhkan.
Tujuan dari pengumpulan bahan-bahan kebutuhan pokok itu, ialah untuk mengajarkan anak berbagi kepada yang membutuhkan.
“kita berbagi pada tahun ini, kita memang fokus berbaginya ke para ojol. kenapa kami mengambil ojol ini, kebetulan anak-anak itu banyak yang menggunakan ojol di sini untuk ke sekolah, untuk pulang sekolah, juga untuk kegiatan yang lain. Nah ini sebagai rasa syukur kami untuk para ojol yang selama ini sudah sangat membantu kelancaran dalam proses pembelajaran. Artinya anak enggak terlambat, anak pulang ke rumah tepat waktu, orang tua tidak bingung, seperti itu sehingga kami mau berbagi kepada mereka, karena mereka juga menjadi saudara-saudari kita, dan bekerja sama dalam mencerdaskan anak-anak bangsa ini,” kata Suster Theresiana (sapaan akrab Kepsek SMP Xaverius 4 Way Halim Bandar Lampung). Sembako ada sekitar 200 lebih lalu ojol yang datang 100 lebih, nanti sisanya kami bagikan ke tetangga-tetangga yang ada di sekitar sekolah yang memang membutuhkan dan l memang perlu kita bantu. Sembako ini semua berasal dari anak-anak dan orang tua murid, termasuk juga guru, dan karyawan, sama kita juga ikut berbagi mengumpulkan. Jadi satu anak ada yang membawa 5 Supermi, Indomie lalu 5 gelas beras, lalu minyak, seperti itu. Jadi dibagi-bagi, jadi tak satu anak membawa beras, minyak dan semuanya enggak, tapi hanya satu yang di bawa. Tujuannya untuk berbagi sedikitpun yang dia bawa, mungkin dia hanya bisa dua Indomie ya tidak apa-apa, karena setelah dikumpulkan kan jadi banyak terjadi pergandaan di situ,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu panitia kegiatan, Fransiska Olivia Dewanti,M.Pd, pada kesempatan itu menjelaskan, rangkaian acara pada peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) di Kompleks Xaverius Way Halim Bandar Lampung, dimulai dengan ibadah kreatif, dan pada acarai itu terdapat persembahan bumi dari TK, SD, SMP berupa tumpeng-tumpeng besar, yang berisi sayur mayur mentah, yang merupakan simbol alam yang bisa dinikmati.

Selain itu ada juga penampilan kesenian kreasi dari siswa-siswi, pelepasan burung, dan penyerahan sembako kepada pengemudi Ojol.
“Ya jadi tadi kami mengawalinya dengan ibadah kreatif, setelah itu ada hasil persembahan bumi dari TK, SD SMP jadi kami itu membuat tumpeng tumpeng besar yang isinya itu adalah sayur-sayur mentah dibuat dalam bentuk seperti kerucut besar nah itu merupakan salah satu simbol bahwa inilah alam kita yang bisa kita nikmati bersama. Kemudian setelah itu ada juga penampilan-penampilan dari adik-adik TK, SD dan adik-adik SMP. Setelah itu ada juga sesi untuk menyebarkan burung, sebagai simbol bahwa kami komplek Xaverius Way Halim peduli terhadap keberlangsungan ekosistem yang ada di sini, supaya burung-burung itu bisa tetap tinggal di alam, berkembang biak dan juga mereka dapat mencari makan, dan lebih bahagia kalau hidup di luar. Kemudian juga dilanjutkan dengan penampilan dari SMP band, dan kami juga memberikan sembako ke ojol,” jelasnya.
Pada waktu yang sama, Riswanto, salah satu pengemudi Ojol yang menerima bantuan sembako dari kegiatan tersebut mengaku amat bersyukur, dan berterima kasih kepada keluarga besar kompleks sekolah Xaverius Way Halim, atas bantuan yang diberikan.

“Saya ojek online kelilingnya sekitar Xaverius ini, dapat sembako dari Yayasan Xaverius Way Halim. Terima kasih kepada Yayasan Xaverius kami telah menerima sembako ini. Semoga sembako menjadi bekal kami untuk bersemangat dalam menjalankan profesi saya sebagai ojek online,” kata Riswanto, seraya tersenyum senang, karena baru saja menerima sembako. (*)






