SURYASUMATERA.COM –LAMPUNGSELATAN — Tim Japfa For Kids menyambangi Sekolah Dasar Negeri 1 Budidaya, Kecamatan, Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat, 31 Juli 2026.
SDN 1 Budidaya merupakan salah satu dari 15 sekolah penerima manfaat dari program Japfa For Kids di Kecamatan Sidomulyo.
Head of Social Investment JAPFA, Retno Artsanti menyampaikan, kedatangannya ke sekolah penerima manfaat untuk meninjau berlangsungnya program tersebut, serta turut mengedukasi siswa-siswi, guru, serta orang tua murid, agar menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dan cuci tangan pakai sabun.
“Tim Japfa For Kids datang kesini, mau mengecek kesehatan adek-adek, mau mengedukasi adek-adek supaya hidupnya makin sehat,” ujar Artshanti, saat diwawancarai awak media, sembari berbincang dan menyapa sejumlah siswi yang saat itu berada disekelilingnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan JAPFA for Kids di Kabupaten Lampung Selatan pada tahun ini menjangkau 15 sekolah, 2.051 siswa, dan 165 guru melalui berbagai kegiatan edukasi gizi, pembiasaan hidup sehat, serta pendampingan bagi sekolah dan guru.
Dari 15 sekolah itu, terdapat 159 murid yang difokuskan karena malanutrisi, yakni antara tinggi badan, dan berat badan tidak seimbang, sehingga orang tuanya diberikan edukasi, dan Japfa memberikan nutrisi berupa satu butir telur setiap hari selama 6 bulan.
Dalam prosesnya, tim Japfa For Kids bekerjasama dengan puskesmas setempat, untuk monitoring siswa-siswi yang malanutrisi. Selain itu juga terdapat 2 orang fasilitator yang disiapkan untuk berkomunikasi kepada orang tua siswa, dan memberikan laporan perkembangannya kepada pihak Japfa.
“Programnya ada edukasi mengenai gizi seimbang, hari sehat Japfa, nanti ada PHBS itu cuci tangan pakai sabun, edukasi kepada orang tua, guru, dan yang paling penting itu ya menurunkan angka malanutrisi,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Sidomulyo, Fran Sinatra Adung, yang turut hadir pada acara itu menyampaikan, berterima kasih kepada Japfa Comfeed atas programnya yang ada di wilayahnya.

Ia berharap kepada perusahaan swasta lainnya juga, khususnya yang ada di Sidomulyo, bisa turut bersama-sama membantu masyarakat, terutama anak-anak yang membutuhkan.
“Ya saya berterima kasih adanya Japfa Comfeed di sini masyarakat kami bisa terbantu, dan anak-anak yang berkebutuhan khusus bisa terbantu dengan adanya program ini, dan poinnya disini semua, bukan hanya pemerintah yang peduli terhadap masyarakatnya, tetapi pihak swasta juga peduli. Saya berharap juga seluruh perusahaan yang ada, pihak swasta yang ada di Sidomulyo ayo intervensi masyarakat Sidomulyo, peduli kepada masyarakat Sidomulyo, terutama anak-anak yang membutuhkan,” ujar Camat.
Perlu diketahui, pelaksanaan JAPFA for Kids di Kabupaten Lampung Selatan yang pada tahun ini menjangkau 15 sekolah, 2.051 siswa, dan 165 guru melalui berbagai kegiatan edukasi gizi, pembiasaan hidup sehat, serta pendampingan bagi sekolah dan guru.
Sejak pertama kali dijalankan pada tahun 2008, JAPFA for Kids telah menjadikan Provinsi Lampung sebagai salah satu wilayah implementasi program. Komitmen tersebut terus dilanjutkan di berbagai kabupaten hingga kembali hadir di Lampung pada tahun ini dengan jangkauan yang lebih luas. Diharapkan semakin banyak anak memperoleh manfaat dari program ini, sekaligus memperkuat kolaborasi bersama pemerintah, sekolah, tenaga Kesehatan, Masyarakat, dan media untuk mewujudkan generasi Indonesia yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas.”
Provinsi Lampung menjadi salah satu wilayah yang telah menjadi bagian dari perjalanan JAPFA for Kids sejak program ini pertama kali dilaksanakan pada tahun 2008. Program ini diawali di Kabupaten Lampung Tengah dan Lampung Timur pada tahun 2008 dengan menjangkau 6 sekolah dan 1.632 siswa. Program kemudian berlanjut di Lampung Selatan pada tahun 2010, Tanggamus dan Pringsewu pada tahun 2012, Pesawaran pada tahun 2013, Lampung Timur pada tahun 2015, Lampung Tengah pada tahun 2016, serta kembali hadir di Lampung Selatan pada tahun 2019.
Dengan pelaksanaan tahun ini, JAPFA for Kids telah menjangkau 69 sekolah dan lebih dari 13.400 siswa di Provinsi Lampung. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan mencakup edukasi empat pilar gizi seimbang, Hari Sehat JAPFA, edukasi konsumsi protein hewani, pemantauan status gizi siswa, pelatihan guru, serta pendampingan kepada sekolah guna membangun kebiasaan hidup sehat sejak usia dini. (Ih)






