BANDARLAMPUNG — Sosialisasi 4 Pilar kebangsaan yang diisi oleh salah satu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat – Republik Indonesia (DPR RI) dari Partai Keadilan Sejahtera AL MUZZAMIL YUSUF, mendapat sambutan dan antusias yang cukup baik oleh para peserta.
Acara tersebut dihadiri oleh sekitar 215 warga Bandarlampung, yang diadakan di Gedung Aula Sejahtera, Bandarlampung, mulai pukul 13.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB.
Banyak pertanyaan yang diberikan oleh masyarakat, terkait dengan materi yang disampaikan oleh wakil rakyat partai No.8 yang telah lama menjadi pelayan masyarakat di parlement tersebut, dan juga sebaliknya
Salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat – Republik Indonesia (DPR RI) dari Partai Keadilan Sejahtera AL MUZZAMIL YUSUF, juga tampak bersemangat menjelaskan dan menjawab pertanyaan dari peserta sosialisasi 4 Pilar kebangsaan.
Beberapa pertanyaan yang diajukan para peserta menandakan antusiasme masyarakat pada pilar-pilar kebangsaan yang wajib difahami setiap individu di Negara Kesatuan Indonesia (NKRI).
Salah satu dari banyak pertanyaan tersebut adalah fungsi dari 4 pilar kebangsaan dalam bermasyarakat.
Dalam sosialisasi tersebut, anggota Dewan Perwakilan Rakyat – Republik Indonesia (DPR RI) dari Partai Keadilan Sejahtera AL MUZZAMIL YUSUF mengatakan, sebagai masyarakat yang hidup di NKRI, 4 pilar kebangsaan wajib difahami masing-masing individu.
Bukan hanya diketahui, tetapi difahami dan diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat.
Salah satu contohnya adalah pilar pancasila. Dalam teks pancasila yang senantiasa dibacakan dan diingat oleh kita sebagai bangsa adalah sila ketuhanan.
Indonesia terdiri dari banyak agama yang menganut sesembahan kepada tuhan yang Esa.
“Dengan beragama, kita telah melaksanakan amanat pancasila dalam pilar kebangsaan yang pertama” Ujar Muzammil yusuf menjelaskan kepada peserta yang hadir di aula sejahtera siang ini.
Muzammil Yusuf juga mengharapkan sosialisasi 4 pilar kebangsaan ini dapat menjadi acuan dalam kehidupan bermasyarakat agar kelak masyarakat Indonesia yang lebih peduli terhadap pancasila.(*)






