Dinilai Peduli Disabilitas, Lampung Jadi Tuan Rumah Konsultasi Nasional HWDI V

218
Penyelenggaraan Konsultasi Nasional dan Rapat Kerja V Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), Tahun 2019, sekaligus "Bimbingan Teknis Pemantauan Hak Perempuan Disabilitas", berlangsung di Hotel Sheraton, Selasa (10/9).

BANDARLAMPUNG — Menjadi tuan rumah pada penyelenggaraan Konsultasi Nasional dan Rapat Kerja V Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), Tahun 2019, sekaligus “Bimbingan Teknis Pemantauan Hak Perempuan Disabilitas”, menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pemerintah Provinsi Lampung.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Sumarju Saeni saat secara simbolis membuka acara tersebut
yang berlangsung di Hotel Sheraton, Selasa (10/9). Kegiatan itu digelar selama empat hari sejak tanggal 8-11 September 2019.

“ini merupakan kebanggaan tersendiri, sehingga para anggota HWDI dari Seluruh Indonesia bisa datang ke Bandarlampung khususnya, dan Provinsi Lampung pada umumnya” ujar Panglima Tagana Lampung itu dalam sambutannya.

Mantan Kadiskominfo Lampung tersebut juga mengatakan, terkait dengan kepedulian pemerintah Provinsi Lampung terhadap kaum disabilitas, ini diwujudkan dengan perda no.10 tahun 2013 tentang pelayanan dan pemenuhan hak-hak kaum disabilitas.

Juga undang-undang no. 8 tahun 2017, tentang penyaluran tenaga kerja disabilitas, dimana setiap perusahaan swasta memperkerjakan disabilitas 1 persen, dan untuk saat ini sudah banyak yang masuk kedalam dunia kerja.

Hal ini juga sesuai Komitmen Gubernur dan Wakil Gubernur, dengan “Lampung Berjaya”, misi ketiganya tentang perlindungan anak, pemberdayaan perempuan dan penyandang disabilitas.

Guna mewujudkan visi misi tersebut, Dinas Sosial Provinsi Lampung, telah membentuk Unit Pelayanan Sosial keliling (UPSK) untuk menjangkau kaum difabel yang masih ditutupi keluarganya, dan hasilnya ada rujukan-rujukan yang harus direhabilitasi sosial, maupun karya, juga diberikan bantuan-bantuan, juga alat bantu disabilitas.

Sementara itu, Asisten Deputi Perlindungan Hak Perempuan dari Situasi Darurat dan Kondisi Khusus Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nyimas Aliah, dalam sambutannya mengapresiasi Pemerintah Provinsi Lampung yang dinilai sangat peduli terhadap penyandang disabilitas.

Bahkan dalam sambutannya itu, Nyimas menyebutkan bahwa akan mengajukan ke pusat, agar pemerintah Provinsi Lampung, dan Ketua DPD HWDI Lampung untuk diberikan penghargaan.

“Provinsi Lampung ini dinilai sangat baik, kan pernah juga meraih penghargaan untuk penanganan konflik sosial, nah untuk kepeduliannya terhadap penyandang disabilitas saya rasa sangat pantas mendapat penghargaan juga” ujarnya.

Perlu diketahui, turut hadir dalam Konsultasi dan Rapat Nasional HWDI di Lampung, Direktur Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kemensos, Margo Wiyono, dan dihadiri oleh perwakilan para anggota perwakilan HWDI dari seluruh Indonesia.(ih)

Komentar