Isbet Peko Tinjau Fasilitas Lapas Gunung Sugih

280

GUNUNG SUGIH — Setelah ditetapkan oleh Bupati Lampung Tengah beberapa waktu lalu sebagai Instansi pendukung Kabupaten Lampung Tengah untuk meraih predikat Kabupaten Responsif Gender.

Sebagai tindak lanjut, Kadis PP dan PA, Isbet Peko meninjau fasilitas yang ada di lapas. Demikian disampaikan Kepala Lapas Gunung Sugih, Syarpani saat mendampingi Kadis PP dan PA meninjau langsung kesiapan lapas. Jum’at, 19/10.

” Iya betul, Kadis PP dan PA melihat langsung persiapan lapas untuk dinilai dari Tim Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Kami merasa senang dilibatkan oleh Bupati, kami akan maksimal mempersiapkannya”, Ujar Syarpani.

Dalam upaya mewujudkan pembangunan yang responsif gender di Propinsi Lampung, akan dilakukan Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melalui Anugerah Parahita Ekapraya (APE) tahun 2018 oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia dan akan diberikan penghargaan kepada Gubernur dan Bupati/Walikota yang berkomitmen terhadap Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak diberbagai sektor.

Pendiri Pesantren Al-Furqon Lapas ini memaparkan beberapa fasilitas yang telah ada di Lapas dalam mendukung program layanan Responsif Gender tersebut.

“Layanan yang sudah ada di Lapas antara lain Playland, Ruang Laktasi, Layanan Prioritas Khusus bagi Pengunjung Lanjut Usia, Disabilitas, Anak dan Ibu Menyusui. Selain itu ada Kerajinan Sulam Kain Tapis, Unit Salon Rambut, Budidaya Ternak.
Kami sedang mempersiapkan perpustakaan dan blok khusus narapidana lanjut usia dan disabilitas”, tutup Syarpani.

Sementara itu Kadis PP dan PA, Isbet Peko menyampaikan kekagumannya atas kepedulian Lapas dalam program Pengarustamaan Gender.

“ Saya sudah melihat langsung pak Kalapas Syarpani telah meningkatkan citra lapas yang ramah gender dan pemerintah daerah melibatkan lapas karena kami tahu bahwa kalapas selalu menciptakan perubahan demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Lampung Tengah selalu mendukung apa yang menjadi program Lapas. Mari kita buat Lampung Tengah menjadi Kabupaten layak gender”. Tutupnya.

Komentar