Loekman Minta KWT Lakukan Kerja Nyata

199

LAMPUNG TENGAH — Wakil Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto minta KWT (Kelompok Wanita Tani) Sumber Katon Seputih Surabaya untuk lakukan kerja nyata.

Hal ini disampaikan Loekman saat memberikan bantuan mesin Penggilingan Tiwul (Ran Kuler) dan penggilingan tepung pada KWT Sumber katon, Rabu(5/9).

“Saya tidak inginkan hanya laporan saja, akan tetapi hanya membuat senang pimpinan, ini semua demi kebaikan Kelompok Wanita Tani, adapun bantuan yang diberikan, hendaknya dikelola secara bersama-sama dan dirawat dengan baik” ujarnya.

Wabub menambahkan, kepada KWT diharapkan dapat membudayakan gotong royong baik laki-laki, maupun perempuan. Dengan adanya KWT bisa di manfaatkan oleh ibu rumah tangga dalam membangun usaha bersama.

Sementara itu, Rini, selaku ketua Kelompok wanita tani kecamatan Seputih Surabaya dalam sambutanya mengatakan, banyak terima kasih kepada bapak bupati yang berkenan hadir di kediamannya dan memberikan suport dan dukungan kepada kelompok kerja wanita.

Namun dalam menjalankan progam KWT yang saat ini menjalankan budidaya ikan dan ada kekurangan sumur bor, dan karpet untuk kolam ikan.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala kampung Sumber Katon, Adek suryaman, yang mengucapkan banyak terima kasih dengan hadirnya bapak Bupati Lampung Tengah, dan ini menjadi kebangaan untuk kampungnya.

Kampung ini merupakan pintu masuk kecamatan Seputih Surabaya, dengan hadirnya bapak bupati, nantinya mampu berkembang dan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat, serta dapat hidup mandiri.

Kampung ini dalam menjalankan pembangunan saat ini sesuai dengan arahan bapak bupati yaitu bupati gotong royong.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kelompok Wanita Tani Lampung Tengah, Eliana Loekman dengan diadakannya pertemuan dua bulanan KWT se Lampung Tengah, seluruh anggota bisa mengevaluasi progam kerja, dan ketua terus mendukung kepada kelompok wanita tani seputih surabaya yang saat ini memiliki binaan anak anak dalam kesenian budaya jawa yang harus dijaga, dirawat dan dilestarikan.

“Saya berpesan kepada ibu-ibu KWT, mari kita sukseskan progam 19-21 yaitu pada jam tersebut, dihimbau untuk mematikan HP dan Televisi, juga kepada orang tua diharapkan dapat memdampingi anak-anaknya untuk belajar, juga mengajak banyak membaca buku-buku, sehingga progam mendidik anak bisa terlaksana dengan baik” tutupnya. (Hnd)

Komentar