Mas Mufti Lepaskan Jerat Utang Emak-Emak, Tawarkan Suka Sate

195

METRO –Tak sedikit warga Metro yang bekerja, merasakan pekerjaanya tidak berdampak kepada kesejahteraan. Hal ini disampaikan Ahmad Mufti Salim, Calon Walikota Metro pada acara pertemuan dengan puluhan warga masyarakat Yosorejo, Metro Timur, Selasa (22/9).

Dia menjelaskan bahwa apa yang dikerjakan tidak berdampak ekonomi, atau menghasilkan, karena memang sifatnya pengabdian atau kerja sosial.

Misalnya karena ibu rumah tangga, pengabdiannya terhadap keluarga, maka aktivitas kerumah tanggaannya tentu tidak berdampak ekonomi secara langsung.

Namun demikian, ketika Ahmad Mufti Salim dan Saleh Chandra menjadi Walikota dan Wakil Walikota Metro, kendala demikian akan dapat teratasi melalui Program Suka Sate atau Satu Kelurahan, Satu Pusat Ekonomi.

“Di program Suka Sate, kita mendorong ibu-ibu produktif lewat produk usaha lokal Metro yang bisa dipasarkan ke luar Metro, dengan pendampingan intensif dari para Mentor Bisnis yang berpengalaman mengelola usaha,” kata Alumni Ponpes Krapyak Yogyakarta.

Menurut Mas Mufti, aktivitas produktif terutama dalam usaha online ini dilakukan para ibu selepas tugas kerumahtanggaannya diselesaikan, dengan mengoptimalkan gawai atau hape yang dimiliki dan berkolaborasi bersama putera atau puterinya yang “gapah” bermedia sosial.

“Dengan begitu, meski tinggal di rumah anggota rumah tangga terutama para ibu dibantu putera-puterinya yang milenial memperoleh penghasilan, akhirnya lambat laun, ibu-ibu yang punya utang, jadi bisa nyaur utang. Insya Allah ” ungkap Mas Mufti.

Komentar