OJK Sosialisasi Waspada Investasi Ilegal dan Pinjaman Online ke Komunitas Gereja

165

BANDARLAMPUNG — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung menngelar sosialisasi Waspada Investasi Ilegal dan Pinjaman Online Ilegal kepada Komunitas Gereja, bertempat di GPIB Marturia Lampung, Kamis (25/7).

Kepala OJK Lampung Indra Krisna dalam kesempatan tersebut mengatakan, untuk mencegah banyaknya korban penipuan berkedok investasi, OJK gencar melakukan sosialiasi literasi keuangan kepada masyarakat.

“Karena literasi kita baru di angka 25 persen sementara inklusinya sudah di angka 69 persen. Target kita literasi itu bisa meningkat menjadi 75 persen di akhir tahun 2019. Sehingga kami ingin menjangkau semua lapisan masayarakat, termasuk di gereja ini,” kata Indra.

Indra menambahkan, ke depannya OJK dapat memberikan informasi terkait jasa keuangan, sehingga masyarakat bisa semakin memahami dan waspada terhadap penawaran investasi, serta bisa memilah berbagai produk keuangan yang cocok dengan kebutuhan.

Sementara itu, Mewakili, Majelis pekerja harian pagi wilayah Lampung (MPHPGIW), Pendeta Samuel Luas, yang turut hadir, mengapresiasi adanya gelaran sosialisasi yang diselenggarakan oleh OJK.

“PGI mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini, dan mengucapkan terimakasih, kepada OJK Lampung” ujarnya.

Ia menambahkan, diharapkan agar kegiatan semacam ini, dapat ditindak lanjuti, dan PGI siap bersinergi bersama OJK, serta stakeholder dalam rangka membekali warga gereja dalam hal investasi yang di jamin oleh OJK, sehingga dapat menghadirkan kebaikan dan mendatangkan kedamaian.

Himbauan kepada pelaku ekonomi bagi warga gereja, agar mengedapankan sebagaimana yang disampaikan oleh firman Tuhan untuk semua menjadi baik dan tuhan memberkati.(ih).

Komentar