BANDARLAMPUNG — Mewakili Majelis pekerja harian Pagi Wilayah Lampung (MPHPGIW), Pendeta Samuel Luas, mengapresiasi adanya gelaran Sosialisasi Waspada Investasi Ilegal dan Pinjaman Online Ilegal, yang diadakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung kepada Komunitas Gereja, bertempat di GPIB Marturia Lampung, Kamis (25/7).
“PGI mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini, dan mengucapkan terimakasih, kepada OJK Lampung” ujarnya.
Ia berharap agar kegiatan semacam ini, dapat ditindak lanjuti, dan PGI siap bersinergi bersama OJK, serta stakeholder dalam rangka membekali warga gereja dalam hal investasi yang di jamin oleh OJK, sehingga dapat menghadirkan kebaikan dan mendatangkan kedamaian.
Dalam kesempatan itu juga, ia menghimbau kepada pelaku ekonomi bagi warga gereja, agar lebih waspada terhadap penipuan berkedok investasi, dan pinjaman online.
“Saya menghimbau kepada pelaku ekonomi bagi warga gereja, agar mengedapankan sebagaimana yang disampaikan oleh firman Tuhan untuk semua menjadi baik,syalom dan tuhan memberkati” ujarnya.
Sementara itu, Kepala OJK Lampung Indra Krisna dalam kesempatan tersebut mengatakan, untuk mencegah banyaknya korban penipuan berkedok investasi, OJK gencar melakukan sosialiasi literasi keuangan kepada masyarakat.
“Karena literasi kita baru di angka 25 persen sementara inklusinya sudah di angka 69 persen. Target kita literasi itu bisa meningkat menjadi 75 persen di akhir tahun 2019. Sehingga kami ingin menjangkau semua lapisan masayarakat, termasuk di gereja ini,” kata Indra.
Indra menambahkan, ke depannya OJK dapat memberikan informasi terkait jasa keuangan, sehingga masyarakat bisa semakin memahami dan waspada terhadap penawaran investasi, serta bisa memilah berbagai produk keuangan yang cocok dengan kebutuhan.(ih)






