Terjaring OTT, Dewi Febrianti Dihukum 6 Bulan dan Denda Rp25 Juta

256

BANDARLAMPUNG — Mantan Kasubsi Penetapan dan Pemberdayaan Hak Tanah Masyarakat di Kantor ATR/BPN Pringsewu Dewi Febrianti, dijatuhkan vonis 6 bulan penjara dengan denda Rp25juta subsider 1 bulan kurungan oleh Majelis Hakim PN Kelas 1A Tanjungkarang, Kamis(14/02/19), karena terbukti melakukan pungli.

Dalam amar putusannya Hakim Ketua, Novian Saputra, menyatakan terdakwa Dewi Febrianti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana korupsi dan menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 6 bulan dan denda Rp25 juta subsider 1 bulan kurungan.

Putusan hakim tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang pada persidangan sebelumnya menuntut terdakwa 8 bulan penjara dengan perintah segera ditahan dan denda Rp25 juta subsider 3 bulan penjara.

Setelah mendengarkan putusan dari majelis hakim, baik terdakwa dan penasehat hukumnya serta JPU menyatakan pikir-pikir.

“Menyatakan terdakwa Dewi Febrianti, SH Binti Maman, terbukti secara sah dan menyakinkan telah melakukan tindak pidana korupsi dan menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa selama 6 bulan,” ujar Novian Saputra.

Seperti diketahui terdakwa Dewi Febrianti terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Tim Saber Pungli Pusat bersama Satreskrim Polres Tanggamus pada Maret 2018 lalu.

Dalam tuntutannya JPU menyatakan bahwa terdakwa melanggar Pasal 12 e jo 12 a UU No. 31 tahun 1999 jo UU No. 20 tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.(*)

Komentar