Tim kemenhub Kunjungan ke Bandara Lanudad Gatot Subroto

146

WAYKANAN – Tim Direktorat Dirjen Perhubungan Udara Kementrian Perhubungan di jadwalkan selama dua hari akan melakukan peninjauan dan Verifikasi kelayakan Bandara Lanudad Gatot Subroto Waykanan untuk dapat di jadikan Baneara Komersil akhir tahun 2018 mendatang.

“hari ini, tim akan datang untuk meengecek kesiapan Bandara Lanudsd Gatot Subroto untuk menjjadi Bandara Komersil,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Waykanan Akhmad Odany, di Blambangan Umpu, Kamis (29/11).

Menurutnya, turunnya tim dari kemenhub ini untuk melakukan verifikasi kelayakan Bandara Lanudad Gatot Subroto Way Tuba.

Selain itu yang di lakukan untuk penilaian yaitu landasan pacu, ruang tunggu, ruang kedatangan, dan masih banyak lainnya.

Walaupun gedung untuk kedatangan dan keberangkatan belum tersedia, dan rencannya masih menggunakan tenda darurat terlebih dahulu. Ini tidak menyurutkan semangat agar bandara ini tetap menjadi komersil pada akhir tahun 2018 ini.

“kalau gedung emang kita buat darurat saja. Yang bisa ada penerbaangaan dari Bandara yang ada disini,” katanya

Bila melihat dari kelayakan, Bandara Lanudad Gatot Subroto Wah Tuba memiliki panjang Run Way 2100 meter, memiliki tempat parkir pesawat yang luas, dan masih banyak lainnya.

Bandara ini juga telah di teruji pada tahjn 2015 lalu, pesawat Hercules milik TNI telah mendarat bersama rombongan Presiden Indonesia Jokowidodo untuk melihat latihan perang di Baturaja Sumatra Selatan.

“Jadi bukan tanpa atas kita mengusulkan bandara ini menjadi komersil, karena pesawat Hercules saja sudah pernah mendarat di Bandara ini. Berarti pesawat berbadan kecil seperti ATR sudah sangat mempuni untuk bisa membuka rute baru dari Bandara Lanudad Gatot Subroto ke Halim perdana Kusuma Jakarta,” ungkapnya.

Odany mengharapkan, hasil verifikasi Bandara ini dapat sesuai apa yang di harapkan dan hasilnya memuaskan. Agar akhir tahun ini masyarakat Kabupaten Waykanan dapat meemiliki bandara sendiri. (*)

Komentar