Nyimas G Putri Mantap Maju di Pileg 2019

695
Wakil Bendahara DPP PAN, Nyimas G Putri

BANDARLAMPUNG – Nyimas G Puteri, wanita yang saat ini tengah menjabat sebagai Wakil Bendahara DPP Partai Amanat Nasional (PAN), sudah mantap bakal mencalonkan diri menjadi anggota DPR RI pada Pileg 2019 melalui Dapil Lampung I.

“Insya Allah, tahun depan saya akan maju menjadi calon anggota DPR RI. Pastinya kalau sudah mencalonkan diri, ya untuk menang,” ujar Nyimas, Rabu (21/2/2018).

Menurut Nyimas niatan ini sudah sejak jauh hari dengan mempersiapkan diri agar kelak mampu menyampaikan aspirasi warga Dapil Lampung I di Senayan.

Untuk lebih dekat dengan masyarakat, saat ini ia telah banyak turun ke lapangan untuk bersosialisasi sekaligus menampung aspirasi warga.

Dari tempat-tempat yang dikunjungi itu, Nyimas mengaku sudah memiliki pengetahuan akan kebutuhan sebagian besar masyarakat di Dapil Lampung 1.
Sosialisasi terus berjalan, meski perlahan namun pasti.

“Saya sudah ke Pesawaran, Bandar Lampung dan beberapa tempat lainnya. Saya jalan menyapa rakyat sehingga tahu apa yang nantinya bisa dilakukan untuk Lampung tercinta ini” imbuhnya.

Nyimas Mengaku tujuannya untuk maju di Pileg di Dapil Lampung I yakni untuk memperjuangkan di bidang kesehatan dan pendidikan.

Di bidang kesehatan jika terpilih sebagai anggota DPR RI, ia meminta pemerintah pusat agar membenahi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) supaya lebih tepat sasaran.

“BPJS itu dibuat tujuannya untuk masyarakat tidak mampu saja. Tapi kenyataannya masih banyak orang kaya yang menjadi peserta BPJS. Hal ini menyebabkan BPJS berhutang ke rumah sakit (RS). Bahkan berdampak pada bangkrutnya 2 RS karena BPJS tidak membayar tunggakan para pesertanya,” tegasnya.

Untuk bidang Pendidikan, ia akan memperjuangkan agar masyarakat tidak mampu dapat mengenyam pendidikan secara gratis, baik uang sekolah, buku pelajaran dan fasilitas lainnya.

Dia menceritakan beberapa waktu yang lalu, sempat berbincang dengan tukang rongsok di Teluk Betung Bandar Lampung terkait adanya kabar pendidikan gratis.

Dalam obrolan itu, tukang rongsokan menjelaskan bahwa hanya uang sekolahnya saja yang digratiskan. Sedangkan baju, buku dan pakaian beli sendiri.

Menurutnya hal itu sangat memberatkan, kalau tidak mampu membayar buku misalnya seharga Rp25 ribu tersebut, pasti para orang tua siswa merasa keberatan.

Ia juga berkomitmen untuk menolak segala bentuk praktek gratifikasi dan menjalankan amanah rakyat dengan baik dan benar.

“Kalau ibu jadi anggota DPR RI, saya tidak akan menerima jika ada oknum yang menyuap untuk memuluskan langkah pengesahan APBD. Karena saya belajar dari ibu Ketua Perempuan Indonesia dari Partai Gerindra, Sumiyati, yang tidak pernah sekalipun menerima suap dari siapapun,” katanya.

Menurut dia memang harus begitu jika sudah memiliki niat menjadi wakil rakyat dan menjalankan amanahnya dengan baik.

Majunya Nyimas sebagai anggota DPR RI, melalui partai yang mendapat nomor urut 12 dalam pemilu dan sudah medapat restu dari Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan yang mendukung kader internalnya untuk maju. (ss).

Komentar